Pengedar dan Pecandu Togel Dibekuk

245
MALU: Para tersangka di Mapolres Temanggung usai gelar perkara, kemarin. (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)
MALU: Para tersangka di Mapolres Temanggung usai gelar perkara, kemarin. (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)

TEMANGGUNG–Tim Satuan Reskrim Polres Temanggung kemarin meringkus lima pejudi togel jenis Kuda Lari (KL). Kelimanya langsung ditetapkan sebagai tersangka. Yakni, Sunarto Amin, 59; Mulyanto, 26; Waryadi, 40; Hadi Daniel, 35; dan Sumari, 40. Kelimanya warga Desa Petarangan, Kecamatan Kledung, Temanggung. Sunarto dan Mulyanto merupakan bapak dan anak. Keduanya berperan sebagai pengedar. Sedangkan tiga lainya merupakan pembeli.

Kepala Sub-Bagian Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mewakili Kapolres AKBP Wahyu Wim Hardjanto membeber, terungkapnya praktik judi togel, berkat laporan warga. “Aktivitas ini (perjudian togel) sudah dianggap menganggu masyarakat. Sebab, setiap kali (pemasang togel) berkumpul, kadang menimbulkan suara gaduh,” kata Henny saat gelar perkara di Mapolres Temanggung, kemarin.

Dari tangan para tersangka, petugas mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya, uang tunai Rp 168 ribu, satu unit telepon genggam, lampu neon, buku rekapan, buku tafsir mimpi, buku ramalan nyai pleret dan kyai togog serta pulpen. Kelima tersangka kini mendekam di tahanan Mapolres. “Mereka dijerat pasal 303 KUHP tentang Perjudian, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 25 juta.”

Seorang tersangka, Sunarto Amin, mengaku menjual togel berawal dari seringnya tetangga yang menitip membeli togel di Dusun Gajian, Desa Reco, Kecamatan Kretek, Kabupaten Wonosobo. “Saat saya akan berangkat membeli, tetangga itu pada datang kerumah nitip. Ada yang beli empat nomeran, ada juga yang membeli dua nomeran. Dan, saya akhirnya melayani pembelian di rumah,” akunya.

Dalam sehari, Sunarto mengaku bisa mendapatkan uang Rp 200 ribu dari hasil penjualan togel. Hasil penjualan, ia mendapatkan upah Rp 20 ribu. “Baru sekitar dua bulan ini, rekapan togel dan uang hasil penjualan, saya setorkan ke Usro, warga Desa Gajian.”

Tersangka lainya, Mulyanto putra kelima Sunarto mengaku hanya membantu bapaknya merekap hasil penjualan togel. “Bapak tidak bisa menulis. Selain nulis rekap, saya membantu mengakses internet untuk membuka nomor yang keluar.” (san/isk)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here