Mirna Minta Program OPD Dikerjakan

123

KENDAL—Bupati Kendal Mirna Annisa menginginkan agar semua program yang telah disusun oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), segera dilaksanakan secepat mungkin. Selain cepat, Mirna menginginkan agar semua pekerjaan dilakukan dengan prinsip lima ketepatan. Yakni tepat waktu, tetap mutu. tepat volume, tepat sasaran dan tepat administrasi.

“Sehingga setiap pekerjaan bisa terlaksana dengan baik dan tidak ada masalah pada pelaporan,” ujar Mirna di sela Rakor Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) APBD Tahun 2016 Triwulan ke-4 dan Rakor Pengendalian Dua Bulanan APBD Tahun 2017 Bulan Pebruari yang diadakan di Operational Room, Setda Kendal, Selasa (28/2) kemarin.

Rakor dipimpin Sekda Kendal Bambang Dwiono dihadiri semua kepala OPD Pemkab Kendal termasuk camat se-Kabupaten Kendal. Sekda Bambang mengatakan bahwa adanya Rakor POK ini diharapkan dapat mengidentifikasi secara dini serta mengantisipasi permasalahan yang timbul. Sehingga bisa segera diambil tindakan pencegahan dan koreksi agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan acuan dan rencana. Di antaranya koreksi atas penyimpangan kegiatan dan percepatan atas keterlambatan pelaksanaan. “Agar semua pembangunan menghasilkan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan menjamin kelangsungan pelaksanakan pembangunan selanjutnya,” tutur Bambang.

Bambang mencontohkan seperti Hutan Klorofil yang telah selesai dibangun agar memberi manfaat yang besar bagi masyarakat. Sehingga setelah selesai dibangun harus terus dipelihara dengan baik. “Manfaat Hutan Klorofil harus bisa menghasilkan oksigen dan manfaat lain, seperti tempat rekreasi atau hutan untuk penelitian,” harapnya.

Dalam laporan yang telah disusun oleh Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kendal disebutkan, agar tahun 2017 ini tidak ada paket pekerjaan yang gagal lelang. Sehingga ada peningkatan kinerja jika dibanding 2016 lalu. Sebab dua tahun lalu sedikitnya ada 18 paket yang batal lelang karena waktunya tidak mencukupi. “Untuk itu, perlu dijadikan catatan agar tahun ini bisa lebih baik lagi,” tandasnya.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kendal, Dian Handajani dalam laporan disebutkan pelaksanaan kegiatan tahun 2017, semua OPD sudah menyelesaikan dan mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP) transparan. Semua sudah terpapar dan dapat diakses di LPSE. Sedangkan untuk progres pemilihan penyedia barang/jasa lewat ULP sampai dengan tanggal 21 Pebruari 2017 baru tiga paket yang didaftarkan ke ULP. Dua paket dari RSUD dr Soewondo Kendal dan satu paket dari Dinas Lingkungan Hidup. (bud/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here