Medsos Dinilai Paling Rawan

158
DISKUSI : Forum group discusion yang diadakan di Polres Salatiga kemarin dihadiri berbagai elemn masyarakat.
DISKUSI : Forum group discusion yang diadakan di Polres Salatiga kemarin dihadiri berbagai elemn masyarakat.

SALATIGA – Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga Ahmad Rofai berharap masyarakat luas turut menjaga iklim toleransi agar Kota Salatiga mampu menjadi juara Kota Paling Toleran se-Indonesia.

Harapan itu disampaikan Ahmad Rofai dalam forum group discusion (FGD) dengan pemangku kepentingan kota Salatiga di pendopo polres, kemarin (28/2). Acara yang dibuka oleh Wakapolres Salatiga Kompol Dyah Wuryaning Hapsari diikuti puluhan peserta yang berasal dari FKUB, santri, mahasiswa, HMI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta lurah se-Salatiga.

Kegiatan mengambil tema Peran Polri dalam Melindungi Kebhinekaan Guna Terpeliharanya Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Sedangkan pemateri adalah Pj Wali Kota, Komandan Kodim 0714 Letkol Kav Asjur Bahasoan dan dari Dir Binmas Polda Jateng Muhammad Toha.

Dalam pemaparannya, Rofai memuji kondisi Kota Salatiga yang sangat kondusif di tengah perbedaan. “Saya sangat bangga tinggal di Kota Salatiga meski kelahiran saya bukan di sini. Oleh karena itu menjadi keharusan bagi warga Salatiga untuk mencintai kotanya. Keragaman etnis dan budaya sangat kental di kota ini, namun semua berbaur menjaga kebhinekaan tersebut,” tutur Rofai.

Hal senada dipapar Komandan Kodim 0714 Salatiga Asjur Bahasoan memberikan gambaran sosial politik Indonesia secara umum. Menurutnya, Indonesia menjadi incaran negara-negara maju karena negara ini memiliki segala-galanya, mulai dari sumber energi maupun pangan.

Sementara itu, Dir Binmas Polda Jateng Muhammad Toha menerangkan bahwa media sosial memiliki kerawanan dibandingkan dengan media konservatif. “Karena siapa saja bisa menulis dan menjadi pemilik media internet maka tingkat kerawanannya sangat tinggi. Masyarakat harus waspada dan berhati-hati dalam men-download, men-share berita yang tidak bisa dipastikan tingkat kebenarannya,” imbau dia. (sas/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here