KPU Tunggu Materi Gugatan

127

SALATIGA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga hingga saat ini belum mengetahui mengenai materi gugatan yang diajukan pasangan calon Agus Rudianto – Dance Ishak Palit (Rudi – Dance) terkait dugaan pelanggaran pelaksanaan pemilu kepala faerah (pilkada) ke Mahkamah Konstitusi MK.

Kendati demikian, KPU sudah menyatakan kesiapannya dalam menghadapi semua gugatan yang diajukan. “Dari informasi memang ada beberapa materi, namun secara detail kami belum mengetahuinya. Nanti jika gugatan sudah diterima MK, pasti kami diberi materi gugatan,” terang Syaemuri Albab, komisioner KPU saat dikonfirmasi wartawan, kemarin siang. Disebutkan jadwal sidang perdana MK pada 16 Maret. Sedangkan untuk kota Salatiga belum diketahui jadwalnya.

Dijelaskan, dalam penilaian KPU, pelaksanaan pilkada telah sesuai dengan regulasi dan tidak ada pelanggaran. Berkait dengan banyaknya surat suara yang rusak, Syaemuri menyatakan itu merupakan fakta yang ada dan tidak ada faktor kesengajaan.

“Mengenai suara suara yang rusak tentu yang tahu sebabnya adalah para pemilih. Kalau disengaja, kami pikir tidak,” tegas Syaemuri. Lebih jauh ia menyatakan, menghadapi gugatan yang diajukan, semua telah dikoordinasikan baik saksi maupun dokumen yang ada.

Saksi yang mungkin diajukan antara lain KPPS serta PPS. Sementara dokumen yang dibawa adalah formulir C1 dari TPS 1 sampai dengan 386. “Sepengetahuan saya, tidak ada penolakan mengenai hasil penghitungan suara dari semua TPS yakni TPS 1 sampai dengan 386. Semua telah sesuai regulasi,” ujarnya.

Pasangan calon Rudi Dance telah mendaftarkan gugatan pada Jumat (24/2) pukul 13.00 siang. Dalam pengaduannya, terdapat sebanyak 18 item dugaan pelanggaran yang dilaporkan. Semua pelaporan itu sudah dilengkapi dengan kesiapan saksi dan bahan pendukung lainnya.

“Sudah dilaporkan ke MK di Jakarta. Laporan langsung disampaikan pasangan calon Rudi – Dance didampingi pengurus DPP PDIP dan DPD PDIP Jateng,” jelas Suniprat, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Salatiga saat dikonfirmasi wartawan. Menurut dia, perwakilan dari Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Kota Salatiga juga ikut dalam pendaftaran gugatan ke MK.(sas/lis)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here