Jateng Raih Penghargaan BPOM Award

207
BERPRESTASI: Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko saat menerima BPOM Award dari Deputi III BPOM RI Suratmono.
BERPRESTASI: Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko saat menerima BPOM Award dari Deputi III BPOM RI Suratmono.

SEMARANG – Jateng meraih penghargaan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Award. Penghargaan diserahkan Kepala BPOM RI Penny K Lukito melalui Deputi III BPOM RI Suratmono kepada Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko pada acara Inovasi Kerja dalam Rangka Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman (GNPOPA) di Balai Kartini Jakarta, Selasa (28/2).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jateng Dadang Somantri menyampaikan, penghargaan yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-16 Badan POM tersebut diberikan atas komitmen Gubernur dalam pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) maupun obat tradisional. Selain itu komitmen terhadap pengawasan obat dan makanan ilegal.

Kegiatan yang dilakukan untuk menunjang pembinaan maupun pengawasan obat dan makanan ilegal antara lain penyelenggaraan pelatihan tenaga District Food Inspector (DFI) dan Penyuluh Keamanan Pangan (PKP) untuk petugas di 35 kabupaten/kota se-Jateng, pembinaan kepada UMKM pangan dan obat tradisional dalam Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RADPG).

”Pemprov Jateng melalui Dinas Koperasi dan UKM juga rutin melakukan pembinaan. Untuk lebih memudahkan pembinaan, kami juga mendirikan UMKM Center dan mendorong terbentuknya UMKM Center di seluruh kabupaten/ kota,” beber Dadang.

Tidak hanya itu. Pengembangan teknologi pangan didorong dengan pendirian technopark di bawah pendampingan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Pendirian technopark tersebut sekaligus untuk meningkatkan mutu pangan dengan pengolahan bahan lokal.

Pemprov Jateng bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang juga terus bersinergi untuk memberikan respons cepat terhadap permasalahan obat dan makanan. Termasuk, melalui media elektronik. Pemberantasan obat dan makanan ilegal pun terus dilakukan, dengan mengoptimalkan Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal Provinsi Jateng. (ric/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here