E-Tilang, Tutup Celah Calo dan Pungli

344

SEMARANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) kerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN) Semarang mulai memberlakukan sistem tilang elektronik (E-Tilang). Hal itu untuk mencegah peungutan liar (pungli) dalam pengambilan perkara tilang. Dengan sistem tersebut para pelanggar bisa melihat langsung terkait jumlah biaya denda tilang yang dibebankan usai putusan sidang.

Biaya denda tilang bisa dilihat langsung di papan penguman yang ada di Kejari maupun PN Semarang. Selain itu, juga bisa dilihat di website www.kejarikotasemarang.net dan www.pn-semarangkota.go.id. Kebijakan sistem tersebut untuk menindaklanjuti Peraturan Mahkamah Agung (Perma), nomor 12/2016 tentang tata cara penyelesaian perkara pelanggaran lalu lintas.

”Program itu untuk menghindari pungli dan calo, tentunya dengan sistem itu para pelanggar bisa membayar sesuai dengan putusan sebenarnya,” kata Kasi Tipidum Kejari Kota Semarang, Anton Rudianto kepada Jawa Pos Radar Semarang di kantornya, Selasa (28/2).

Anton menyebutkan, jumlah denda yang dibebankan dari hasil putusan sidang juga beragam, besarannya mulai dari Rp 70 ribu hingga Rp 200 ribu, denda itu tergantung dari pasal yang dilanggar, sedangkan pelanggar biasanya pengguna sepeda motor sampai truk besar.

‎”Dalam seminggu jumlah pelanggar bisa mencapai ‎ 1.000 hingga 3.000 perkara tilang. Yang jelas sistem tersebut diberlakukan untuk memberikan transparansi atas perkara tilang,” ungkapnya.

Terpisah, Kabag Umum dan Kepegawaian PN Semarang, Puji Sulaksono menyebutkan, dengan pemberlakuan sistem E-Tilang ini, tentunya tidak akan memberikan celah terjadinya pungli, karena berkas diproses secara online.

Dari sistem tersebut, lanjut Puji, situs yang dimiliki PN Semarang akan terintegrasi dengan situs Kejari Kota Semarang. Sehingga pelanggar dapat memantau langsung proses pengurusan sidang melalui smartphone atau internet.

”Pelanggar tinggal membayar di bank sejumlah nominal yang sudah tertera dan membawa bukti pembayaran ke kantor kejaksaan. Terus mengambil barang bukti dan pulang,” sebutnya. (jks/zal/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here