Anak Ibu Tewas Terlindas Truk

379
TEWAS : Salah satu korban kecelakaan lalulintas di Jalan Bawen yang tewas masih tergeletak di bahu jalan, kemarin.
TEWAS : Salah satu korban kecelakaan lalulintas di Jalan Bawen yang tewas masih tergeletak di bahu jalan, kemarin.

UNGARAN-Nahas menimpa Anis Musbiatul, 6, dan ibu kandungnya Lili Musabiatun Nur, 39, warga Gunungpati Semarang, Selasa (28/2) kemarin. Keduanya tewas terlindas truk dalam kecelakaan pukul 17.05 di Jalan Raya Bawen, tepatnya di depan kantor pos lama Dusun Gading Desa Tuntang.

Sebelumnya Anis dan Lili hendak melakukan perjalanan menuju Kota Salatiga diboncengkan Muhammad Said, 43, yang merupakan suami Lili. Yakni, menggunakan sepeda motor Mio bernopol H 4721 Y.

Saat sampai di depan kantor pos lama, sepeda motor tersebut menabrak prona bernopol H 1729 DC yang dikemudian Edi Kuswanto, 39, yang tiba-tiba berhenti mendadak di tengah jalan. Karena prona berhenti mendadak tersebut, korban tidak mampu mengendalikan sepeda motor yang ditungganginya. “Anak dan ibu terpental hingga keluar lajur dan masuk ke lajur berlawanan. Dari arah berlawanan itu ada truk lalu ditabrak,” kata salah seorang saksimata Andriyanto, 27.

Dari arah berlawanan truk bernopol H 1929 BZ yang dikemudikan oleh Prihattanto, 29, melaju dengan kecepatan tinggi. Kedua korban yang terpental masuk lajur berlawanan, langsung terlindas kendaraan berat tersebut. “Langsung tewas di tempat, prona berhenti mendadak karena hendak menaikkan penumpang,” lanjutnya.

Sementara Muhammad Said mengalami patah tulang yaitu bahu sebelah kanan karena berbenturan dengan bodi belakang prona. “Warga langsung melarikan korban ke RSUD Salatiga, karena lokasinya lebih dekat,” katanya.

Sementara itu, sembari menunggu pihak kepolisian datang, warga menutup jasad korban dengan koran bekas. Kejadian itu sempat memacetkan Jalan Raya Bawen ke arah Salatiga. Saksi mata lain, Mujiono, 42, mengatakan jika kerap melihat angkutan prona kebut-kebutan saat melintas di Jalan Raya Bawen. “Pada berebut penumpang mungkin, tetapi saat di jalan kebut-kebutan. Itu membahayakan pengendara lain,” tuturnya.

Ketika pihak kepolisian datang TKP, pengamanan lokasi langsung dilakukan. Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Ipda Mahfudi mengatakan selain sopir dari prona tersebut, pihaknya juga mengamankan sopir dari truk tersebut. “Pengemudi truk merupakan warga Desa Butuh Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang. Saat ini kami amankan untuk dimintai keterangan,” katanya.

Kejadian tersebut masuk dalam daftar panjang kecelakaan yang diakibatkan oleh ulah pengemudi prona. Seringnya pengemudi prona kebut-kebutan di Jalan Raya Bawen ditengarai menjadi faktor tingginya kecelakaan. (ewb/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here