31 C
Semarang
Selasa, 11 Mei 2021

350 Kios Pasar Bakal Disegel

SEMARANG – Dinas Perdagangan Kota Semarang menegaskan ada 350 kios yang tersebar di 44 pasar tradisional di Kota Semarang, bakal disegel. Sebab, para pedagang yang telah teregister mendapatkan kios tersebut dinilai tidak serius dan membiarkan kios tersebut mangkrak.
Tidak hanya kios mangkrak, pemilik kios yang membayar retribusi tetapi kios tidak ditempati, juga bakal disegel. Hal ini untuk mengantisipasi dugaan sebelumnya terkait adanya para spekulan yang berusaha memperjualbelikan atau menyewakan kios tersebut kepada pedagang baru. Dulu, mereka mendapatkan kios gratis, kemudian dijual agar mendapat untung besar.

”Totalnya ada 350 kios yang akan disegel,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, kemarin.
Dikatakannya, pihaknya tidak mau melihat kondisi pasar tradisional sepi, karena kelakuan oknum tidak bertanggung jawab. Kios-kios tersebut ada juga yang disewakan kepada pihak lain. Seperti halnya dua kios di Pasar Pedurungan Semarang. Padahal, pasar tersebut baru selesai direvitalisasi dan diresmikan. Tetapi justru ada kios yang dikontrakkan.

”Kami tidak akan memberikan toleransi. Jangan sampai ada jual beli maupun sewa-menyewa kios di pasar selama kepemimpinan saya di Dinas Perdagangan. Kami akan tindak tegas,” ujarnya.

Kemarin, pihaknya menyegel dua kios di Pasar Pedurungan. Selain itu, juga menyegel 4 kios dan 60 los di Pasar Langgar. Terakhir menyegel 8 kios dan los di Pasar Gayamsari. ”Total keseluruhan nanti 350 kios,” katanya.
Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, mendukung langkah tegas yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan. ”Perlu tindakan tegas agar bisa memberikan shock therapy. Ini jelas ada oknum-oknum yang berusaha memanfaatkan kios-kios untuk disewakan,” duganya. (amu/aro/ce1)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here