31 C
Semarang
Minggu, 9 Mei 2021

RSUD Cari Kontraktor Baru

SALATIGA – Perjanjian kontrak kerja PT Betania Prima Jakarta selaku selaku rekanan pembangunan gedung rawat inap RSUD Salatiga telah diputus. Pasalnya, rekanan tersebut tidak mampu menyelesaikan pembangunan sesuai rencana. Kini direksi RSUD tengah mencari rekanan lain untuk menyelesaikan proyek pembangunan senilai Rp 21,8 miliar tersebut.

Hal itu dilakukan karena rekanan yang dulu ikut menawar pekerjaan tersebut menolak menerima limpahan pekerjaan. Sisa pekerjaan yang belum terselesaikan sebesar Rp 3,8 miliar atau 11,21 persen.

“Pekerjaan penyelesaian pembangunan gedung rawat inap itu sudah ditawarkan kepada rekanan lain yang dulu ikut menawar yakni rekanan dari Semarang dan Jogjakarta. Namun mereka tidak bersedia,” terang Dewan Pengawas RSUD Salatiga Sri Mulyono, Senin (27/2). Dengan penolakan itu, maka pekerjaan akan dicarikan rekanan lain yang mampu menyelesaikannya.

Namun untuk memastikan langkahnya legal, direksi bersama dewan pengawas akan berkonsultasi dengan pemerintah pusat. Utamanya mengenai regulasi pengadaan barang dan jasanya agar tidak ada masalah di kemudian hari. “Besuk kita akan ke Jakarta untuk berkonsultasi mengenai regulasi,” ujar pria yang juga dikenal sebagai advokat tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Kota Salatiga Suniprat meminta RSUD tegas dan bisa menyelesaikan pembangunan gedung. Pasalnya, hasil pembangunan tersebut akan sangat dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. (sas/ton)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here