33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Kudus dan Blora Dominasi Atletik Jateng

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

SEMARANG – Kabupaten Kudus yang selama ini tidak diperhitungkan dalam cabor atletik di Jawa Tengah membuat kejutan. Kudus menjuarai Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Atletik Jateng 2017 yang sekaligus babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018 seri pertama. Ajang ini digelar untuk menentukan atlet yang berhak tampil di Porprov Jateng yang akan berlangsung tahun depan.

Dalam event yang berlangsung di lintasan atletik Stadion Utama Kendal, pekan lalu tersebut Kudus meraih gelar juara umum dengan delapan medali emas, enam perak, dan tiga perunggu. Blora di peringkat kedua, dengan perolehan medali emas yang sama dengan Kudus yakni delapan, namun hanya meraih empat perak, dan tiga perunggu. Disusul Kota Salatiga dengan tujuh medali emas, lima perak, dan enam perunggu.

Ketua Harian Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jateng Rumini mengatakan, dari hasil babak kualifikasi tahap pertama tersebut, masih ada beberapa daerah yang belum meloloskan atletnya ke Porprov Jateng 2018. Diharapkan pada tahap kedua nanti daerah lebih serius memersiapkan atletnya, agar persaingan di Porprov Jateng 2018 mendatang lebih merata.

Selain beberapa daerah belum mampu meloloskan atlet, ada juga nomor atletik yang belum mencapau limit kelolosan. “Tapi masih ada kesempatan bagi daerah untuk meloloskan atletnya ke Porprov yakni pada babak kualifikasi tahap kedua dan mungkin ketiga. Ada beberapa rangkaian kejuaraan yang kami jadikan ajang pra-Porprov. Kami berharap, kabupaten/kota dan klub harus lebih mempersiapkan atletnya sebaik mungkin,” kata Rumini.

Jika melihat prestasi, Rumini mengaku cukup puas. Sebab ada beberapa atlet yang mampu meningkatkan catatan waktu untuk lari, atau meningkatkan lompatan serta lemparan.

Diakui, untuk memacu prestasi, PASI Jateng menetapkan limit yang cukup tinggi mendekati limit waktu PON. Hanya saja, butuh kerja keras untuk membuat prestasi para atlet tersebut konsisten. Sebab sasarannya tidak sekadar memenuhi limit, tapi prestasi nasional. “Daerah cukup banyak yang meloloskan atlet seperti Blora, Kudus, Salatiga, Kota Semarang, dan Kendal. Masih banyak kesempatan bagi daerah lain mendapatkan tempat di Porprov nanti,” sambung mantan atlet nasional itu Rumini.

Kejuaraan selanjutnya sebagai babak kualifikasi adalah Kejurprov Atletik Remaja dan Yunior Jateng. Ajang tersebut akan diselenggarakan di Lintasan Atletik Unnes, 4-5 Maret mendatang. Kejurprov tersebut selain babak kualifikasi juga untuk mempersiapkan atlet mengikuti Kejurnas KU 18 dan 20 tahun di Jakarta. Rumini mengatakan ada 15 nomor yang diperlombakan dalam kategori sprint, lari jarak menengah, lari jarak jauh, lempar, lompat, dan lempar. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sepuluh Puskesmas Layani Tes IVA

UNGARAN – Sebanyak sepuluh puskesmas di Kabupaten Semarang disiapkan untuk melayani tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Hal tersebut untuk mencegah berkembangnya kanker...

Pelantikan dan Seminar Pergunu

RADARSEMARANG.COM - PERSATUAN Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jateng akan menggelar pelantikan pengurus, raker dan seminar nasional. Kegiatan tersebut akan dihelat Minggu, 15 April 2018...

Sembilan Pasar Hewan Disterilkan

TEMANGGUNG- Dinas Perikanan dan Peternakan (Disperikan) Kabupaten Temanggung melakukan sterilisasi atau pembersihan di pasar hewan sebagai antisipasi penyebaran penyakit antraks. Sedikitnya ada sembilan pasar...

Pekerja Bangunan Tewas Dihantam Linggis

SEMARANG-Nasib tragis dialami  seorang pekerja bangunan, Jumarno, 27, warga Magag, Ngadirejo, Boyolali. Ia meregang nyawa setelah kepalanya dihantam sebatang linggis oleh rekan kerjanya. Korban...

Empat Pengguna Sabu Diringkus

SALATIGA-Empat pelaku pengedar dan bandar narkoba jenis sabu-sabu berhasil diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Salatiga di tempat persembunyiannya. Keempatnya adalah Anjas Adrisnto, 31, warga...

Ada yang Rahimnya Bocor, Hingga Hampir Bunuh Diri

Sedikit yang tahu kisah kelam di balik zaman Kolonial Jepang saat menduduki Indonesia. Ratusan wanita pribumi diculik pada umur belasan tahun, dipenjara, dan menjadi...