31 C
Semarang
Kamis, 6 Mei 2021

Natsir Apresiasi GP Ansor dalam Menjaga NKRI

DEMAK-Bupati Demak HM Natsir mengapresiasi GP Ansor dalam menjaga Pancasila dan Negara Kesatuan Repulik Indonesia (NKRI). Hal ini disampaikan dalam pelatihan kepemimpinan dasar (PKD) GP Ansor dan pendidikan pelatihan dasar (Diklatsar) Banser Demak yang digelar oleh pengurus Ansor Kabupaten Demak di Desa Bulusari, Kecamatan Sayung, kemarin.

Menurut bupati, ia juga pernah berkhidmat atau berjuang di lembaga pendidikan Ma’arif, yakni Badan Otonom di bawah Nahdlatul Ulama (NU). “Di lembaga Ma’arif ini, saya dulu membantu KH Muhamad Asyiq dalam mengurus LP Ma’arif. Jadi, membantu mengurus apa saja, di antaranya mengantar soal ujian ke sekolah atau madsarah di seluruh pelosok Demak dengan sepeda onthel. Saya pernah mengayuh sepeda hingga Babalan, Kecamatan Wedung, Mijen, Karanganyar, Dempet sampai Mranggen dan Sayung,”katanya.

Karena itu, dengan pengalaman seperti itu, maka bupati dapat merasakan betapa besarnya perjuangan pengurus GP Ansor sebagaimana yang pernah ia jalani dalam organisasi pendidikan Ma’arif yang sama-sama di bawah naungan NU.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati HM Natsir mendapatkan cinderamata berupa kaligrafi lambang NU dari GP Ansor Demak. Kaligrafi yang diserahkan Ketua GP Ansor Demak Dr Abdurrahman Kasdi ini hasil karya atau kerajinan pengurus anak cabang Ansor Mijen. Itu sebagai bagian dari usaha ekonomi kreatif yang dikembangkan Ansor dan sumber pendapatan organisasi. Rencananya, lambang NU itu akan dipasang di pendopo kabupaten.

Ketua Ansor Demak, Abdurrahman Kasdi, mengatakan, kaderisasi mempunyai banyak makna. Selain mengamalkan pesan Rasulullah SAW, bahwa paham ahlussunnah wal jama’ah (Aswaja) itu sebagai sawadhul a’dham (kelompok mayoritas), kaderisasi juga dapat dilakukan sebagaimana dalam PKD dan Diklatsar ini. Sebab, pelatihan tersebut juga dalam rangka mempertahankan kelompok mayoritas tersebut.

“Kemudian, dengan adanya pelatihan ini dapat muncul kader baru atau regenerasi serta menyiapkan estafet kepemimpinan yang baik dalam Ansor,”ujarnya.

Komandan Banser Demak, Mustain, menambahkan, diklatsar Banser menjadi memontum yang baik untuk meningkatkan kualitas kaderisasi. “Ada banyak kader yang ikut kegiatan ini. Ada sekitar 300 orang,”katanya.

Kepala Kantor Kesbangpolinmas Pemkab Demak, Taufik Rifai, mengatakan, pihaknya memberikan support kepada GP Ansor dan Banser yang telah menggelar PKD dan Diklatsar. “Ansor dan Banser dapat menjadi mata dan telinga untuk membantu pemerintah dalam menciptakan suasana yang kondusif. Selain itu, dapat menangkal sejak dini atas berbagai kemungkinan yang berpotensi mengganggu keamanan,”ujarnya. (hib/aro)

 

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here