31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Lomba Pungut Sampah Sambil Main Air

MUNGKID – Menjaga sungai menjadi tanggung jawab bersama. Kesadaran ini ditunjukkan 46 siswa TK TA Diponegoro Guppi 3 Kota Magelang yang membersihkan sampah sungai sebagai akhir dari kegiatan outbound tengah semester, akhir pekan lalu di Joglo Jeep, Gunungpring, Kabupaten Magelang.

“Kegiatan ini melatih anak peduli dengan kebersihan lingkungan sekitarnya, agar mereka tidak membuang sampah sembarangan ke sungai yang dapat menyumbat aliran air dan bisa menyebabkan banjir,” kata guru TK A, Titik Suryati, Sabtu, (24/2) lalu.

Menurutnya, kebiasaan ini harus ditumbuhkan sejak anak usia dini. Tak kalah penting, pihaknya mengenalkan sampah organik dan anorganik. Kemudian melatih mengolah sampah, serta memanfaatkannya. “Apalagi, sejak kecil mereka sudah bermain gadget. Sehingga kurang bisa berekspresi dan berkreasi. Outbound yang mengangkat tema mengenal sampah ini juga mendukung aspek-aspek perkembangan lainnya, seperti fisik, kognitif, dan sosial,” tutur mewakili Kepala TK Diponegoro, Eka Elyana.

Salah satu orang tua, Andita Kusumastuti, 33, berpendapat kegiatan outbound menjadi pembelajaran bermakna. Anak-anak diajak membuat produk sampah kertas yang dibentuk beragam geometri. Tujuannya, untuk melatih motorik halus anak.

“Mereka juga bisa berlatih kekompakan. Sementara sisi hiburan dari lomba memungut sampah, lalu pendidikannya juga dapat, dan dari sisi olahraganya juga ada,” imbuh ibu dari Aulia L Riski, siswa kelas TK A.

Sementara itu, pemilik Joglo Jeep, Awaluddin Setya Aji mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan pihak sekolah di tempatnya. Lahan seluas 6.200 meter persegi itu memang berdampingan dengan sungai. Kawasan ini juga dipayungi pohon bambu, serta jenis tanaman lainnya. Sehingga, sangat pas untuk dilaksanakan kegiatan mengenal alam.

“Saya lihat, anak-anak sangat antusias dan nyaman berada di sini,” ujar Aji yang memajang beragam koleksi mobil jeep pribadinya.

Direktur Akatirta Magelang ini juga mengaku tidak memungut biaya bila menyelenggarakan kegiatan di tempatnya. Sebab, Joglo Jepp memang dibangun untuk kegiatan kemasyarakatan. (put/ton)

 

 

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here