31 C
Semarang
Jumat, 14 Mei 2021

Prabowo Ultimatum Kader Tak Prorakyat

SEMARANG – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto meminta masyarakat untuk ikut mengawasi kinerja kader partainya. Terlebih mereka yang menjabat sebagai anggota legislatif. Menurutnya, setiap kader wajib membela kepentingan rakyat kecil. Jika ada kebijakan yang justru merugikan rakyat, maka masyarakat diminta melaporkannya.

”Gerindra selalu setia pada rakyat. Kalau ada anggota DPRD kota/kabupaten/provinsi dan DPR RI yang tidak setia pada rakyat, lapor ke saya. Akan langsung kami pecat,” tegasnya ketika menghadiri jalan sehat dalam rangka HUT ke-9 Partai Gerindra di halaman kantor Gubernur Jateng, Minggu (26/2).

Dalam kesempatan itu, dia membagikan 10 sepeda motor sebagai doorprize utama tambahan lantaran panitia juga sudah menyediakan 10 sepeda motor. ”Mohon maaf saya tidak bisa ikut jalan sehat. Maaf juga baru seperti ini yang bisa kami bantu. Kami harap, hadiah ini bisa menjadi semangat saudara-saudara sekalian,” ucapnya di hadapan 25 ribu peserta jalan sehat.

Setelah menghadiri jalan sehat, Prabowo langsung menuju Jalan Kanguru Raya, Gayamsari untuk meresmikan kantor DPD Partai Gerindra Jateng. Di sana, dia sempat menggelar rapat tertutup dengan sejumlah kader DPD Gerindra Jateng.

Ketika ditemui awak media dan ditanya terkait persiapan Pilgub Jateng 2018, Prabowo hanya tertawa. ”Pilgub DKI saja belum selesai sudah ditanya Pilgub Jateng,” bebernya. Meski begitu, dia mengaku sudah mulai memantau perkembangan politik menjelang Pilgub Jateng. ”Persiapan Pilgub Jateng 2018, kita lihat perkembangannya,” imbuhnya.

Prabowo enggan menanggapi adanya kemungkinan Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wachid maju dalam Pilgub Jateng. Tapi dia memuji Abdul Wachid karena mampu mengembangkan partai di Jateng. ”Saya terkesan lihat perkembangan dan saya lihat Pak Wachid serta Gerindra Jateng bekerja keras dan Alhamdulillah rakyat sangat antusias,” ujarnya.

Sementara itu, Abdul Wachid menjelaskan, setelah punya kantor sendiri, dia berharap Partai Gerindra bisa lebih solid. Sebab, gedung tersebut dilengkapi dengan sejumlah fasilitas untuk menunjang kebutuhan partai. Terutama yang berbasis teknologi informasi (TI) untuk database struktural Partai Gerindra di 35 kabupaten/kota di Jateng.

Selain itu, kantor ini juga dibekali alat komunikasi yang bisa menghubungkan 508 ribu desa se-Jateng. Peranti ini sangat penting untuk membangun solidaritas partai dalam menjaga Pileg dan Pilpres mendatang.

Dijelaskan, untuk memiliki kantor itu, pihaknya telah merogoh kocek hingga Rp 5,5 miliar. Dana tersebut hasil gotong royong beberapa pengurus partai, kas DPD Jateng, kader partai, anggota DPR RI dari dapil Jateng, dan anggota DPRD Jateng. (amh/ric/ce1)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here