33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Durian Unggulan Akan Disertifikasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Dinas Pertanian Kota Semarang akan memberikan sertifikasi untuk durian unggulan asli Kota Semarang. Hal itu disampaikan dalam pembukaan Semarang Festival Durian 2017 di Lapangan Waduk Jatibarang yang dimulai Jumat (24/2) hingga Minggu (26/2) besok.  Festival tersebut dibuka dengan lomba durian unggulan. Nantinya akan dipilih durian yang dinilai paling unggul. Dinas Pertanian Kota Semarang juga akan mengembangkan dan melakukan sertifikasi terhadap durian unggulan tersebut.

”Festival ini merupakan tahun keempat. Di hari pertama, digelar lomba durian lokal unggulan. Durian lokal terbaik akan kami kembangkan dan dibudidayakan untuk menjadi durian unggulan. Selain itu, akan kami lakukan sertifikasi menjadi durian asli Semarang,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Rusdiana, kemarin.

Sedikitnya ada sebanyak 25 petani mengikuti festival durian unggulan ini. Produk mereka akan dinilai oleh tim juri. Semua produk durian yang dilombakan harus benar-benar memiliki keaslian dan ditanam di wilayah Semarang, bukan dari daerah lain. Kendati demikian, pihaknya mengakui peserta tahun ini tidak sebanyak tahun lalu. ”Tahun lalu ada 66 petani durian,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Menurutnya, tahun ini panen durian tidak bisa semaksimal tahun lalu. Di tahun lalu, satu pohon durian bisa menghasilkan lebih dari 100 butir. Namun di tahun ini hanya kurang lebih 50 butir. ”Terlalu tingginya musim hujan juga memengaruhi panen durian. Ketika pohon durian mulai berbunga dan terkena hujan deras, bunga-bunga mudah rontok. Sehingga banyak buah yang pertumbuhannya tidak maksimal,” katanya.
Selain dilakukan lomba durian unggulan, selama tiga hari akan digelar beberapa event lain. Di antaranya lomba makan durian tercepat. Hal yang paling ditunggu-tunggu masyarakat, kata dia, biasanya adalah bursa durian. Festival durian ini secara resmi akan dibuka Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pada Sabtu (25/2) hari ini, dilanjutkan dengan kirab durian unggulan hasil lomba.

”Untuk menambahkan semarak, bursa durian kali ini tidak hanya dari Kota Semarang. Tetapi juga dari kota lain, seperti Jepara, Banyumas hingga Sumatera,” ujarnya.

Salah satu juri lomba durian unggulan, Pratomo, mengatakan, penilaian lomba durian unggul ada dua kriteria, yakni kuantitas dan kualitas. Penilaian
kuantitas meliputi berat, kondisi luar buah, sedangkan penilaian kualitas meliputi rasa, tekstur, dan juga warna. ”Dari masing-masing kriteria itu akan dijumlahkan dan yang nilainya terbanyak akan menjadi juara,” terangnya.
Di hari pertama, pengunjung yang datang tidak hanya dari Kota Semarang. Tetapi juga dari luar Kota Semarang. Mereka sengaja menghadiri festival durian untuk berburu durian.

Salah satu pengunjung asal Kendal, Sherly, mengatakan sengaja datang bersama rekan kerja karena penasaran untuk mencari buah durian unggulan. ”Kami kebetulan penyuka durian, sehingga datang bareng-bareng. Kami mencari buah durian yang memiliki khas legit dan aromanya harum semerbak. Mumpung ada festival. Kalau di pasaran seringkali kurang bagus karena faktor cuaca,” katanya.

Salah satu peserta bursa durian, Hadi, menuturkan, ia membawa sedikitnya 300 butir setiap harinya. Durian yang dijual adalah jenis Monti atau Montong Gunungpati dan durian lokal. Penjualan hari pertama kemarin, dalam setengah hari telah menghabiskan saparo stok durian Monti yang dibawa. ”Bedanya Monti dengan montong biasa, dagingnya lebih tebal, baunya juga tidak terlalu menyengat,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Hadi membeberkan, duriannya dijual dengan harga mulai Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu per butir.  ”Senanglah dengan kegiatan seperti ini, selain untuk meramaikan penjualan durian, juga untuk menarik wisatawan Goa Kreo dan Waduk Jatibarang,” katanya. (amu/mg26/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Update Ilmu, Tangani Penularan Virus Hepatitis B

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Penularan virus berbahaya Hepatitis B sejauh ini kian tinggi. World Health Organization (WHO) mencatat, Indonesia menempati peringkat ke tujuh di dunia...

KyuKyu Fokus Garap Pasar Tematik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Ketatnya persaingan dan bisnis dunia hiburan di Kota Semarang, membuat KyuKyu Karaoke Semarang konsen menyuguhkan konsep tematik sebagai daya tarik. Salah satunya dengan...

Pasar Legi Parakan Dikonsep Tradisional Semimodern

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Arak-arakan puluhan andong yang dinaiki Bupati Bambang Sukarno bersama pejabat forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) Temanggung mewarnai peresmian Pasar Legi Parakan,...

Strategi Membangun Rasa Aman

HARI-hari ini, kita dikagetkan oleh kejadian yang menyesakkan hati. Kekerasan terhadap perempuan, kriminalitas, pembunuhan, teror dan terakhir misalnya, bom meledak di Kampung Melayu. Banyak...

Unggulan Dini dan Anak Putra Maju Delapan Besa

PURWOREJO-pertandingan lanjutan Djarum Foundation Kejukrab PBSI Cup VIII Purworejo 2017 di GOR WR Supratman,  Jalan Ringroad Utara, Kecamatan Purworejo, mulai memainkan laga para pemain...