31 C
Semarang
Senin, 17 Mei 2021

Jambret Babak Belur Dimassa

SEMARANG – Seorang penjambret babak belur dihajar warga setelah tertangkap saat beraksi di Jalan Sunan Kalijaga, Penggaron Kidul, Pedurungan, Jumat (24/2) sekitar pukul 10.00. Pelaku bernama Ahmad Sahal, 25, warga Tegal Arum, Kabupaten Demak, ini beraksi bersama rekannya bernama Joko yang berhasil kabur mengendarai sepeda motor.

Mereka dihajar warga setelah menjambret perhiasan kalung yang dipakai oleh Sri Rusmini, 59. Bermula ketika korban sedang menyapu di halaman rumahnya. Tiba-tiba, datang dua orang pemuda tak dikenal berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Revo dan langsung menarik secara paksa yang dipakai korban.

”Pembonceng motor (Ahmad Sahal), tiba-tiba turun menghampiri korban dan langsung menarik kalung yang dipakai korban,” ungkap Kanit Reskrim Pedurungan Ali Santoso saat gelar perkara di Mapolsek Pedurungan Jumat (24/2) kemarin.
Setelah berhasil menarik barang milik korban, perhiasan emas seberat 16 gram tersebut langsung dilempar kepada rekannya Joko yang masih duduk di atas motor. Namun korban yang tidak terima langsung berusaha melakukan perlawanan. Bahkan, korban juga berteriak mencari perhatian warga sekitar. ”Pada saat AS (Ahmad Sahal) sudah berada di atas motor, korban langsung lari dan menarik baju (kaus) pelaku hingga jatuh,” katanya.

Teriakan korban rupanya didengar oleh warga dan langsung berhamburan menuju sumber teriakan tersebut. Bahkan, korban yang masih sempat berjibaku dengan pelaku langsung ditolong para tetangganya dan menghajar pelaku hingga babak belur. ”Saat jatuh itulah pelaku dikeroyok warga. Korban juga sempat jatuh saat mengejar dan mengalami luka (ringan),” katanya.
Sedangkan pelaku yang menjadi bulan-bulanan warga berhasil diamankan oleh petugas Polsek Pedurungan dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Satu pelaku bernama Joko saat ini masih dalam pengejaran petugas Polsek Pedurungan.
Ali menambahkan, pelaku Ahmad merupakan residivis kasus serupa yang menyelesaikan masa tahanannya setahun lalu. Saat ini pelaku masih terus dimintai keterangan dan terancam dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan. (mha/zal/ce1)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here