31 C
Semarang
Rabu, 12 Mei 2021

Eliminasi Malaria, Bagi-Bagi Kelambu

PURWOREJO— Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI akan membagi-bagikan 30 ribu untuk warga di Purworejo. Penyebabnya, ada sekitar 15 ribu warga 23 desa endemis malaria di kabupaten ini. Bantuan itu menjadi program pemerintah untuk mengeliminasi malaria yang ditargetkan berhasil pada 2021.

Kemarin, pemberian kelambu diawali dengan sosialisasi Pekan Kelambu Massal Fokus (PKMF). Tempatnya, di Balai Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing. Kepala Dinas Kesehatan Purworejo dr Kuswantoro M.Kes mengatakan, distribusi kelambu akan dilakukan pada pertengahan Maret 2017. “Kami sosialisasi dulu tentang malaria, bahaya, dan pencegahannya.”

Adapun desa calon penerima kelambu ada di Kecamatan Kaligesing, Bagelen, Loano, Bener, Kemiri, dan Bruno. Per rumah tangga mendapat rata-rata dua kelambu. Kuswantoro mengatakan, kelambu salah satu cara mencegah penularan malaria. Nyamuk yang hinggap di kelambu akan mati sebelum menggigit warga. Upaya lain, kurangi keluar rumah pada malam hari, menggunakan lotion antinyamuk atau pakaian tertutup.

Pencegahan juga dilakukan dengan meningkatkan peran juru malaria desa (JMD). Kabupaten Purworejo memiliki 25 JMD. Mereka bertugas di 50 – 70 desa endemis. “Mereka dapat insentif Rp 1 juta per bulan dari APBD kabupaten. Tugasnya berat, selain surveilance juga memantau perkembangan kasus, termasuk nyamuknya.” (jpg/isk)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here