31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Tingkatkan PAD, Bupati Maksimalkan Aset

KAJEN–Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkab Pekalongan sepakat melakukan kesepahaman bersama atau MoU (Memorandum Of Understanding) tentang konsultasi bisnis dalam pengelolaan barang milik daerah dengan PT Perusahaan Pengelolaan Aset (Persero) Jakarta, di ruang kerja Bupati Pekalongan, Kamis (23/2) kemarin. Acara tersebut disaksikan juga Wakil Bupati (Wabup) Pekalongan, Arini Harimurti dan Sekretaris Daerah (Sekda), Mukaromah Syakoer.

MoU tersebut ditandatangani oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, selaku pemegang kekuasaan pengeloaan barang milik Pemkab Pekalongan dengan Direktur Konsultasi Bisnis dan Aset Manajemen PT PPA, Henry Sihotang guna memberikan jasa konsultasi bisnis pengeloaan barang milik daerah, pengembangan dan pendayagunaan aset milik Pemkab dan mengoptimalisasi pemanfaatan sumberdaya yang ada.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mengungkapkan bahwa dari hasil pertemuan dengan jajaran Kementrian Keuangan, Pemkab Pekalongan dapat melakukan improvisasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli daerah (PAD) secara maksimal. Yakni, dengan menggali dan memanfaatkan aset yang dimiliki, sekaligus adanya peluang regulasi yang ada. “Puluhan aset masih berada di Kota Pekalongan. Dan aset-aset inilah yang kiranya perlu didayagunakan untuk memaksimalkan PAD,” ungkap Bupati Asip.

Menurutnya, aset milik Pemkab Pekalongan, jika dikelola dengan profesional, akan peningkatkan pendapatan Pemkab Pekalongan, disamping pendapatan lain yang selama ini sudah ada. “Di tengah upaya kami melakukan intensifikasi pajak daerah dan diversifikasi, banyak hal yang harus dilakukan bersama. Saya berharap MoU ini bisa ditingkatkan pada perjanjian kerjasama,” kata Bupati Asip.

Sementara itu, Henry Sihotang menegaskan bahwa Pemkab Pekalongan sebagai pemilik aset dan pengelola aset milik daerah, diharapkan bisa bersinergi untuk melaksanakan kerjasama yang diawali dari konsultasi bisnis.

“Kami bisa melihat potensi-potensi apa yang bisa dikembangkan ke depan. Mungkin juga bisa melakukan pengembangan bersama dengan PPA atau bersama melakukan investasi untuk mengembangkan potensi yang ada,” tegas Sihotang. (thd/ida)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here