31 C
Semarang
Senin, 30 November 2020

Pohon Tumbang, Wonosobo- Kaliwiro Macet

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

WONOSOBO – Hujan deras disertai angin kencang tetap harus diwaspadai. Di Wonosobo, akibat hujan deras memicu pohon pinus tumbang melintang di Jalan Raya Wonosobo-Kaliwiro. Akibatnya akses jalan sempat terganggu karena kendaraan tidak bisa lewat.

Pohon pinus tumbang di  Desa Dempes, Kecamatan Kaliwiro pada Rabu (22/2) jelang malam. Beberapa pohon di hutan pinus itu tumbang karena dihempas hujan dan angin kencang yang berlangsung sejak siang. Beruntung saat pohon tumbang tidak ada warga yang melintas, sehingga tidak menyebabkan korban jiwa.

Satu jam kemudian, jalan kembali bisa dilewati setelah warga bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD), Koramil Kaliwiro dan Polsek Kaliwiro membersihkan pohon serta mengatur lalu lintas.

Komandan Koramil Kaliwiro Kapten Inf Sugeng Hariyanto menyebutkan, pohon tumbang akibat hujan deras yang mengguyur kawasan itu disertai angin kencang. “Kami mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk berhati-hati melintas di wilayah yang mempunyai tebing tinggi. Apalagi daerah kita masih sering terjadi hujan disertai dengan kencangnya angin,” katanya.

Kepada masyarakat Sugeng memberikan apresiasi, karena tanggap melapor kepada pihak yang terkait. Sinergitas seperti inilah yang diharapkan, sehingga jika terjadi sesuatu hal di wilayahnya akan segera teratasi. “Dengan kecepatan penanganan bencana kerugian akan dapat diminimalisir. Paling tidak lalu lintas bisa kembali berjalan normal,” jelasnya. (ali/ton)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...