33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

557 Pelajar Ikuti Robbani Championship

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL—Sebanyak 557 pelajar mengikuti Lomba Pencak Silat tingkat Jateng di GOR Bahurekso. Dari 557 pelajar tersebut terdiri atas 188 perempuan dan 369 laki-laki. Semua peserta akan beradu kekuatan dan ketangkasan yang diselenggarakan SMP IT Robbani Kendal bertajuk Robbani Championship 2017.

Sedangkan dari tingkat SD sebanyak 141 peserta, SMP 213 peserta dan SMA 203 peserta. Jumlah tersebut menurut Ketua Penyelenggara Pertandingan, Ahmad Syaifudin, terbilang di luar perkiraan. Pasalnya, tahun lalu jumlah peserta dalam lomba yang sama hanya 300 peserta. Jumlah tersebut menurutnya menunjukkan seni bela diri pencak silat di Jateng masih banyak peminatnya. “Sebab target panitia awalnya 400 peserta. Tapi justru melebihi hingga 557 peserta dari berbagai perguruan pencak silat di Jateng,” tuturnya.

Kebanyakan peserta yakni berasal dari daerah pantura Jawa. Seperti Pemalang, Pekalongan, Batang, Semarang, Demak, Jepara dan Grobogan. “Kegiatan ini tujuan utamanya untuk mempererat tali silahturahmi antarperguruan dan rasa cinta tanah air. Bahwa pencak silat adalah seni bela diri warisan budaya leluhur yang harus dilestarikan,” tandasnya.

Lomba kali ini sekaligus mencari bibit-bibit unggul untuk disertakan di Jateng dan lomba tingkat nasional. Sebab Kendal termasuk daerah yang minim mengikutsertakan perwakilannya dalam kejuaraan pencak silat tingkat nasional.

Ketua umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jateng, Heri Nuryanto mengharapkan dalam lomba tersebut seluruh peserta melepaskan atribut perguruannya. Hal itu untuk menghindari ego dan dendam di antara perguruan pencak silat. “Lomba ini murni pertandingan di atas arena semata, hanya untuk meraih prestasi dan menjalin keakraban ataupun kekeluargaan di antara perguruan yang ada di Jateng,” tuturnya.

Hal senada dikatakan Bupati Kendal Mirna Annisa yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kendal, Agus Rifai. Ia menambahkan agar pertandingan arena cukup diselesaikan di arena. Jangan sampai terjadi pertarungan di luar arena. “Karena hal itu bisa memperburuk citra pencak silat dan akibatnya bisa fatal,” katanya.

Ia berharap, kepada SMP IT Robbani agar bisa menjamu peserta dari luar Kendal. Seperti penginapan, konsumsi harus terjamin. “Selain itu, harus ada pemandu yang bisa menunjukkan tempat-tempat wisata di Kendal ini,” paparnya. (bud/ida)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gali Potensi Kelautan, Tingkatkan Ekonomi Pesisir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Pemprov Jateng terus berupaya menggali potensi di sektor kelautan dan perikanan. Hal itu demi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, kualitas sumberdaya manusia, serta...

Kendal Kekurangan 5.586 PNS

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kendal mengalami kekurangan sebanyak 5.586 orang. Namun kekurangan itu tidak bisa dipenuhi sekaligus lantaran terkendala...

Jembatan Grinwel Dibuka Menteri PUPR

DIBUKA : Menteri PUPR Basuki Hadimuljono membuka jembatan fungsional tol Kalikuto Gringsing Weleri Rabu (13/6/2018). Namun jembatan ini baru satu lajur yang bisa dilewati...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Lestarikan Tradisi Sembayang Rebutan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Bagi warga Tionghoa tradisi sembayang rebutan atau sembayang King Hoo Ping, untuk menghormati orang yang sudah meninggal dunia. Tradisi tersebut setiap tahun selalu menarik...

Beraksi Lebih Dari 18 Tempat

KENDAL—Jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Weleri berhasil membekuk dua pelaku  pencurian  dengan kekerasan (curas). Salah satu pelaku terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas di kakinya lantaran melawan...