33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Pesta Miras, 12 Pelajar Diamankan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KAJEN-Sebanyak dua belas pelajar SMP dan SMA pada sekolah swasta di Kabupaten Pekalongan, Rabu (22/2) kemarin, diamankan oleh petugas Polsek Wiradesa Polres Pekalongan. Yakni, ketika sedang pesta minuman keras (miras) oplosan, di halaman Puskesmas Werdi, Kecamatan Wonokerto.

Penangkapan tersebut bermula ketika pihak Polsek Wiradesa mendapatkan laporan dari warga, tentang adanya pesta miras yang dilakukan oleh belasan pelajar dan menganggu warga yang melintas di depan Puskesmas Werdi. Sehingga, warga tidak lagi nyaman, ketika melintas di depan Puskesmas werdi tersebut.

Bahkan belasan pemuda tanggung yang sedang mabuk tersebut tidak segan meminta uang pada pejalan kaki saat sampai di depan Puskesmas Werdi. Jika para pejalan kaki tidak memberikan uang, mereka memaksa dan mengancam melukainya.

Kanit Sabhara Polres Pekalongan, Aiptu Nyoman Ardika, mengungkapkan bahwa penangkapan terhadap 12 remaja tanggung tersebut bermula adanya laporan warga yang merasa tergangu dan tidak nyaman dengan ulah para remaja tanggung yang kerap melakukan pesta miras oplosan dan menganggu masyarakat sekitar.

Menurutnya, dari 12 remaja tanggung saat diamankan, satu di antaranya sempat melakukan perlawanan terhadap anggota Sabhara Polres Pekalongan, yakni atas nama Vegan Arbagustam bin Zamroni,19,  warga Desa Kauman, Kecamatan Wiradesa. “Vegan ketika diamankan sempat melawan dan melukai anggota. Saat itu, Vegan sedang mabuk berat. Maka supaya tidak melukai anggota lain, langsung kami amankan di Polres Pekalongan,” ungkap Aiptu Nyoman Ardika.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Aries Tri Hartanto, mengatakan bahwa penangkapan terhadap 12 remaja tanggung tersebut adalah tindaklanjut dari laporan warga desa setempat yang merasa terancam dan terganggu dengan keberadaan mereka yang suka mengadakan pesta miras oplosan.

Menurutnya saat 12 remaja ditangkap, mereka sedang melakukan pesta miras oplosan, yakni oplosan berupa cairan alkohol 70 persen yang dicampur dengan kuku bima. Kemudian dimunim bersama-sama, dua di antaranya sangat mabuk berat, bahkan untuk berdiri pun sulit.

“ Untuk memberikan efek jera, kedua orang tua para remaja tersebut dipanggil dan membuat surat pernyataan, untuk tidak lagi melakukan hal serupa. Selain itu, tidak lagi menganggu masyarakat,” tegas AKP Aries Tri Hartanto. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Minta Pemerintah Percepat Tanggul Tol Laut

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Drs H Fathan Subchi mendesak pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan tanggul tol...

Dewangga Buka Layanan Haji Plus

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Program haji plus akan menarik minat masyarakat, setelah pemerintah mengeluarkan waktu daftar tunggu bagi haji regular hingga 21 tahun. Sedangkan bagi haji plus,...

Menang, Tapi Belum Bikin Tenang

KENDAL – Meski berhasil menang 1-0, namun penampilan tim PSIS Semarang dalam laga uji coba versus Persik Kendal di Stadion Utama Kebondalem Kendal Sore...

22 Calon Wasit Gagal Tes

SEMARANG - Sebanyak 121 orang mengikuti kursus wasit nasional C1 di Semarang 1-6 Maret 2017 ini. Kursus yang digelar oleh Asprov PSSI Jateng ini...

Jadi MC Lebih Menantang

BAGI Poppy Monica menjadi master of ceremony (MC) lebih menantang ketimbang menjadi model. Ya, dara yang akrab disapa Poppy ini sempat menjalani dua pekerjaan,...

Saka Mulai Pengeboran Dua Sumur Eksplorasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-PT Saka Energi Indonesia (SAKA), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) menepati janjinya....