Beranda Radar Kedu Diterjang Banjir, 2 Bocah Hanyut

Diterjang Banjir, 2 Bocah Hanyut

Others

TEMANGGUNG – Dua bocah hanyut di aliran sungai Galeh di Dusun Tlahab Desa Tlahap Kecamatan Kledung Temanggung Selasa (21/2) sore. Mereka yang seluruhnya warga Desa Tlahab akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kedua korban tersebut adalah Muhammad Fadel Sauqi, 9, dan Muhamad Faizal, 10. “Salah satu korban ditemukan pada Selasa (21/2) sore, tak jauh dari lokasi kejadian. Satu korban lagi baru ditemukan hari ini (Rabu, 22/2, red) di aliran Kali Progo Kabupaten Magelang,” kata Kasi Penanganan Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Gito Walngadi, kemarin.

Kejadian bermula ketika Fadel dan Faizal berenang bersama tiga rekannya di Sungai Galeh itu sejak pukul 15.00 WIB. Tak berapa lama,salah satu bocah dijemput ibunya dan dibawa pulang. Sementara empat bocah masih meneruskan berenang di sungai.

Sekitar pukul 16.00 WIB, dua bocah menepi ke pinggiran sungai dan memutuskan berhenti berenang. Sementara korban terus melanjutkan berenang.

“Debit sungai yang tiba-tiba naik karena kondisi hujan dan banjir membuat dua anak itu terseret aliran sungai dan hanyut,” ujar Gito.

Pencarian dua korban hanyut dilakukan sejak pukul 17.00 WIB hingga 24.00 WIB. Pencarian terpaksa dihentikan karena cuaca tidak memungkinkan. Tim SAR baru menemukan satu korban, Fadel. Pencarian kembali dilakukan kemarin pagi.

Terpisah, Budiyono warga Mertoyudan yang kemarin pagi menjala ikan di Sungai Progo Desa Jogonegoro Kecamatan Mertoyudan melihat kaki seperti kaki boneka. Karena penasaran, ia mendekati benda tersebut. “Awalnya saya kira boneka, begitu saya cek ternyata sesosok mayat anak laki-laki tanpa busana,” ungkapnya.

Begitu tampak jelas sebagai sesosok mayat, Budiyono kemudian menghubungi rekannya Rukin. Selanjutnya Rukin menghubungi perangkat desa setempat Sugiyanto. Oleh perangkat desa kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Mertoyudan. Petugas Polsek beserta Tim SAR dan petugas Puskesmas mengevakuasi korban dan selanjutnya dibawa ke RSUD Muntilan. Dari hasil evakuasi dan kroscek lebih lanjut, korban merupakan Faizal yang hanyut di Sungai Galeh wilayah Desa Tlahap Kecamatan Kledung sehari sebelumnya.

Terpisah, tim SAR gabunganmasih mencari Raihan Alfareswara Elyanto, 13 yang tenggelam di Pantai Ketawang Indah, Ketawangrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo. Petugas menyisir area pantai menggunakan kendaraan amfibi untuk mencari korban yang tenggelam sejak Minggu (19/2) sore.

“Kami menyisir mulai muara Sungai Jali Desa Harjobinangun Grabag hingga Wawar di Desa Kertojayan,” jelas Komandan Regu Basarnas Jogjakarta Nugroho Adi, Rabu (22/2).

Kemarin, petugas menggunakan kendaraan amfibi XTV berpenggerak roda 8 x 8. Meski demikian, pencarian tidak bisa dilakukan di tengah perairan yang berarus deras. “Sebelumnya tim SAR jalan kaki, cuaca terik dan medan berpasir menyulitkan proses pencarian. Setelah kami koordinasi dengan pimpinan, mobil amfibi diterjunkan,” ungkapnya.

Penyisiran difokuskan ke pesisir Harjobinangun – Kertojayan dengan pertimbangan diduga korban masih berada di dekat lokasinya tenggelam. “Laut selatan unik, arusnya berganti arah setiap siang dan malam,” katanya. (san/ton)

Stay Connected

12,286FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Semut Raksasa

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here