33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Brigata Curva Sud Dinobatkan Sebagai Ultras Terbaik Asia

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

JawaPos.com – Sebuah daftar kelompok ultras terbaik di Asia belum lama ini dirilis media luar negeri, Copa90. Di peringkat pertama, terdapat Brigata Curva Sud (BCS), kelompok suporter PSS Sleman penguasa tribune selatan Stadion Maguwoharjo.

PSS Sleman, klub yang berbasis dari Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta ini memang dikenal memiliki basis suporter fanatik. Selain Slemania yang memberikan suport luar biasa dari tribune utara untuk tim berjuluk Super Elang Jawa (Super Elja), BCS menghuni sisi yang berlawanan, yaitu di tribune Selatan.

BCS dikenal sebagai kelompok suporter yang tak pernah lelah menyanyikan chant dengan lantang selama 90 menit. Koreografi yang mereka tampilkan pun acap menuai pujian dari banyak pihak. Termasuk dari Presiden Joko Widodo kala membuka turnamen Piala Presiden 2017 di Stadion Maguwoharjo beberapa waktu lalu.

Tak heran jika BCS lantas dinobatkan menjadi ultras terbaik di Asia versi Copa90. Seperti diketahui, Copa90 merupakan salah satu media yang memantau tentang perkembangan suporter sepak bola, khususnya ultras, di seluruh dunia. Ultras sendiri dalam bahasa latin memiliki arti “di luar kebiasaan”. Karenanya dalam keseharian, ultras dikenal sebagai kelompok suporter garis keras. Laiknya di Italia ada Curva Nord 69 (ultras Inter Milan) atau Fossa dei Leoni dan Brigate Rossoneri (ultras AC Milan).

Melalui video berdurasi 5 menit, Copa90 telah menobatkan 5 ultras terbaik dari lima negara di Asia. Di bawah BCS, ada Bangal Brigade (kelompok suporter East Bengal FC dari India), Boys of Straits (kelompok suporter Johor Darul Ta’zim F.C. dari Malaysia), Frente Tricolor (kelompok suporter Suwon Samsung Bluewings dari Korea Selatan), dan Urawa Boys (kelompok suporter Urawa Red Diamonds dari Jepang).

Dalam video tersebut, Copa 90 mendeskripsikan BCS sebagai suporter yang luar biasa meskipun mendukung tim dari kasta kedua. “Setiap tim berlaga, stadion selalu dipenuhi dengan warna hijau dan hitam, koreo yang sangat luar biasa menggambarkan budaya dan apa yang dialami, seperti wajah tersenyum (smiling face), tombol tidak suka (unlike button) dan lingkaran api (ring of fire),” bunyi narasi dalam video tersebut.

Dilansir berbagai sumber, pengakuan Brigata Curva Sud sebagai suporter yang luar biasa dalam mendukung tim bukan dari Copa 90 saja, melainkan media Eropa lain seperti Ultras World dan Tifo TV sebelumnya juga mengangkat BCS sebagai suporter luar biasa.

Brigata Curva Sud memberikan warna lain untuk mendukung tim kebanggan. Selain koreografi yang unik dan kreatif, BCS juga memiliki manifesto yang mereka pegang teguh seperti No Ticket No Game yang mengharuskan membeli tiket, Still Solo (tidak terlibat dengan afiliasi suporter manapun), dan tradisi AwayDay atau bertandang ke kandang lawan.

BCS juga menyerukan kampanye untuk fokus mendukung tim, BOYS (Beyond the Ordinary for Yelling and Singing) atau bernyanyi 2×45 menit tanpa henti dan selalu menyanyikan chant yang positif dan berbau dukungan penuh semangat.

Pengakuan itu tentu menjadi sebuah kebanggan bagi BCS secara khsusu atau suporter sepak bola Indonesia pada umumnya. Nilai-nilai positif yang diusung BCS pun bisa menjadi contoh bagi kelompok suporter lain di tanah air. (ira/JPG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Seniman Suara Yang Memperjelas Visi Radio

Semakin berkembangnya peradaban, peran media massa dituntut untuk berdiri pada posisi yang dibutuhkan masyarakat, terlebih media elektronik seperti Radio. Jika tidak mengarahkan visi secara...

Job Fair Tak Tepat Sasaran

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Program ketenagakerjaan inklusif yang sebelumnya diyakini dapat menjadi solusi bagi pengangguran dirasa kurang tepat sasaran. Hal ini didapat dari fakta ketika...

Kekayaan Ida 3 Kali Lipat dari Ganjar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Calon Wakil Gubernur Jateng Ida Fauziyah menjadi kandidat terkaya dalam gelaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018. Bahkan harta kekayaan mantan anggota DPR RI...

Back to Konsep Dasar Mudahkan Penghitungan Matematika

RADARSEMARANG.COM - MARAKNYA penggunaan gadget pada kalangan pelajar saat ini cukup memprihantinkan bagi kalangan guru pada umumnya dan pada guru matematika pada khususnya. Hal...

Geliat Industri Kreatif di Kecamatan Subah

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Kecamatan Subah di Kabupaten Batang memiliki 17 kecamatan. Yakni Desa Adinuso, Karangtengah, Clapar, Durenombo , Gondang, Jatisari, Kalimanggis, Keborangan ,Kemiri Barat,...

Rendah, Kualitas ALPTKSI Terus Digenjot

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Rendahnya mutu pendidikan saat ini terus menjadi perhatian pemerintah dari segi sumber daya manusia hingga sarana dan prasarana. Misalnya saja lembaga...