31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Beri Bantuan Penyandang Stroke dan Siswa Dhuafa

SEMARANG – Tim Pendayagunaan Solusi Zakat Indonesia (SZI) yang merupakan mitra jejaring Solo Peduli LAZ tingkat Provinsi Jawa Tengah, memberi bantuan kursi roda kepada penderita stroke bernama Salinem, warga Rogojembangan, RT 01 RW 04, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Selasa (21/2).

Diharapkan bantuan tersebut dapat mempermudah aktivitas sehari-hari Salinem. Selama ini Salinem tinggal bersama putrinya yang bernama Sri. Selain harus mengurus putra-putrinya, Sri juga mengurusi kebutuhan Salinem seorang diri karena sang suami telah meninggal.

”Terima kasih sekali atas bantuan yang diberikan kepada warga kami, semoga lembaga Solusi Zakat bisa menjadi teladan bagi yang lain,” ujar istri Ketua RW IV, Kelurahan Tandang, Ny Agus, yang turut mendampingi pemberian bantuan tersebut.

Bantuan kursi roda ini merupakan penyaluran kedua di 2017 setelah penyaluran ke Aceh beberapa pekan lalu. Selain penyaluran kursi roda yang masuk ke dalam program Peduli Kesehatan, Solusi Zakat Indonesia juga mempunyai program di bidang Pendidikan, Ekonomi, Dakwah dan Kemanusiaan.

Selain bidang kesehatan, Solusi Zakat Indonesia juga berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Rabu (22/2) kemarin, tim Pendayagunaan Solusi Zakat Indonesia juga memberi bantuan peralatan sekolah kepada 9 murid yatim/dhuafa berprestasi di SDIT Miftahul Hidayah, di Dukuh Semen RT 01 RW 04, Desa Menur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Penyaluran tersebut diberikan oleh Koordinator Pendayagunaan SZI, Tantri Widodo kepada Ahmad Nur Halimi selaku Kepala Sekolah. “Saya mengucapkan terima kasih kepada SZI atas kepeduliannya terhadap anak-anak, semoga SZI semakin maju,” kata Halimi.

Selain bantuan kepada siswa, SZI juga menyalurkan buku bacaan yang nantinya akan mengisi ruang baca sekolah.  “Kami berharap dengan adanya bantuan ini bisa meningkatkan semangat adik-adik dalam belajar dan bisa berprestasi lebih baik lagi,” kata Tantri Widodo.

Sistem pendidikan yang baik akan mencetak generasi penerus bangsa yang mampu memutus rantai kemiskinan. Selain peran guru, keberhasilan sistem pendidikan juga dipengaruhi oleh sarana dan prasarana siswa dalam belajar. “Maka dari itu penting bagi kita semua untuk lebih peduli kepada semua elemen yang terlibat dalam dunia pendidikan,” imbuhnya.

Kiprah Solusi Zakat Indonesia dalam berkontribusi untuk masyarakat sudah dimulai sejak 2011 dengan nama Jateng Peduli. Penyaluran bantuan tidak hanya fokus di wilayah Jawa Tengah namun juga di wilayah Indonesia bahkan luar negeri. Bantuan yang diberikan pada masyarakat menekankan prinsip solutif dan memberdayakan.(tri/zal/ce1)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here