31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Resmikan Kompetisi Sepakbola LPI 2017

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

KAJEN–Sebanyak 64 tim sepakbola akan berkompetisi sepakbola Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Piala Bupati Pekalongan Tahun 2017, mulai Selasa (21/2) kemarin, hingga 28 Februari 2017 mendatang. Mereka terdiri atas 31 tim tingkat SMP/MTs, dan 33 tim tingkat SMA/SMK/MA.

Pelaksanaan LPI tahun 2017 ini, dilaksanakan di 4 lokasi berbeda, yaitu Stadion Widya Manggala Krida Kedungwuni, Lapangan Desa Kulu Kecamatan Karanganyar, Lapangan Desa Nyamok Kecamatan Kajen dan Lapangan Desa Wiradesa Kecamatan Wiradesa. Kegiatan tersebut, dilaksanakan 2 kali dalam sehari, yaitu mulai pukul 07.00–10.00 hingga pukul 14.00–17.00.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menuturkan bahwa kegiatan kompetisi sepakbola yang diselenggarakan LPI tahun 2017, akan menjadi spirit bagi anak-anak untuk tetap bersemangat dan menjadikan olahraga sepakbola sebagai olahraga rakyat, serta olahraga yang menjadi kebanggaan di Kabupaten Pekalongan. “Lewat LPI ini, kami mencari bibit-bibit unggul para pesepakbola Kabupaten Pekalongan,” tutur Bupati Asip.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan, Ir Moch Bambang Irianto MM, menegaskan bahwa kompetisi sepakbola LPI, untuk pembinaan atlet sepakbola pelajar Kabupaten Pekalongan yang terprogram, terencana dan berjenjang serta berkesinambungan.

Selain itu, sebagai wadah atlet-atlet sepakbola pelajar Kabupaten Pekalongan untuk meningkatkan gairah dan motivasi atlet sepakbola untuk berlatih dan terus berprestasi di event yang lebih tinggi. “Selain itu, untuk memelihara dan meningkatkan persatuan dan kesatuan, khususnya antara atlet dan pelatih sepakbola Kabupaten Pekalongan,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, pertandingan dimulai pada 19 Februari hingga 28 Februari 2017 ini di 4 lokasi berbeda, yaitu di Stadion Widya Manggala Krida Kedungwuni, Lapangan Desa Kulu Kecamatan Karanganyar, Lapangan Desa Nyamok Kecamatan Kajen dan Lapangan Desa Wiradesa Kecamatan Wiradesa. “Pertandingan dilaksanakan 2 kali dalam sehari yaitu dari pukul 07.00 – 10.00 dan pukul 14.00 – 17.00,” urainya. (thd/ida)

 

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...