31 C
Semarang
Kamis, 13 Mei 2021

Bupati Jamin Jalan Rusak Terdampak Rob Diperbaiki

KAJEN–Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, prihatin dengan jalan rusak terdampak rob di Desa Mulyorejo, Tegaldowo dan Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, tidak pernah diperbaiki selama 5 tahun terakhir. Karena itulah, bupati, Selasa (21/2) kemarin, meninjau langsung kondisi jalan di daerah terdampak rob tersebut. Untuk memastikan rencana perbaikan jalan-jalan rusak yang ada di Desa Jeruksari, Tegaldowo, Karangjompo dan Mulyorejo. Dan memastikan pembuatan jalan paving hingga jalan gang yang menuju ke jalan utama desa. Hal itu dilakukan, agar tidak ada kecemburuan sosial, antara warga yang berada di jalan utama desa dan yang berada di permukiman dalam gang.

“Penanganan jalan rusak di Desa Mulyorejo dan Desa Jeruksari, maupun jalan di desa yang milik Kabupaten Pekalongan, akan segera diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan. Sedangkan jalan milik desa bisa diselesaikan dengan anggaran desa,” kata Bupati Asip.

Bupati memastikan bahwa Pemkab Pekalongan akan serius menangani bencana banjir rob pada desa terdampak yang ada di Kecamatan Tirto dan Wonokerto. Namun, penyelesaian tersebut akan dilakukan secara bertahap, sesuai kemampuan keuangan dan kebutuhan dengan skala prioritas. “Untuk jalan rusak, kami jamin selesai tahun ini. Sedangkan untuk penanganan bencana rob, kami lakukan dengan sinergitas antara Pemprov Jateng dan Pusat. Karena penanganan bencana rob, tidak bisa dilakukan hanya oleh Pemkab Pekalongan, namun harus ada dukungan dan bantuan dari Pemprov Jateng dan Pusat,” tegas Bupati Asip.

Sedangkan Kepala Desa Jeruksari, Siswanto, mengungkapkan bahwa di Desa Jeruksari ada 280 meter jalan rusak yang harus segera diperbaiki. Pasalnya, jalan tersebut sebagai pintu masuk ke Kota Pekalongan. Sedangkan jalan sepanjang Kota Pekalongan sudah dibeton dan sangat bagus.

Menurutnya, bupati harus segera memperbaiki dan membuat jalan perbatasan yang rusak tersebut lebih bagus dari jalan yang ada di Kota Pekalongan. “Sudah dua kali ganti bupati, jalan rusak di Desa Jeruksari belum juga diperbaiki. Makanya, kami atas nama warga Desa Jeruksari meminta bupati memperbaiki dan membuat bagus jalan perbatasan ini. Kami malu, kalau desa di kabupaten ini lebih jelek dari jalan di Kota Pekalongan, “ ungkap Siswanto.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Desa Mulyorejo, Mubarok. Bahwa selama ini, perbaikan jalan rusak di daerah terdampak rob seperti Desa Mulyorejo sering tidak diperhatikan. Untuk itu, pihaknya berharap agar jalan-jalan rusak di desanya, diperbaiki seperti daerah Kecamatan Kajen atau Karanganyar.

Selama ini, katanya, Pemkab Pekalongan, terkesan tidak tuntas dalam menyelesaikan permasalahan rob yang ada di Desa Mulyorejo. Mulai dari peninggian pemakaman desa, peninggian jembatan hingga perbaikan jalan rusak. “Kami akan mengawal kebijakan Bupati Asip, terkait perbaikan jalan rusak dan penanganan bencana banjir rob ini. Karena selama ini, sudah ganti dua bupati, penanganan bencana banjir rob tidak pernah tuntas,” kata Mubarok. (thd/ida)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here