31 C
Semarang
Jumat, 7 Mei 2021

Tim Gabungan Sita 5.616 Rokok Tanpa Cukai

PEKALONGAN-Tim Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Kota Pekalongan terus melakukan operasi penyitaan rokok tanpa pita cukai di sejumlah kelurahan di Kota Pekalongan. Hasilnya, hingga Minggu ini, sudah menyita 5.616 batang rokok tanpa cukai.

Operasi tersebut dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan berbagai unsur, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekalongan, Polres Pekalongan Kota, Kodim 0710/ Pekalongan, dan Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Pratama Pekalongan.

“Ini operasi rutin yang kami gelar. Ternyata, jumlahnya meningkat cukup signifikan, dibandingkan Januari lalu yang hanya menyita 3.040 batang rokok. Jika rutin digelar sampai akhir bulan, jumlahnya kami prediksi bisa terus tambah,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Nur Sobah, Selasa (21/2) pasca operasi.

Diungkapkan, Nur Sobah, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran bersama tim, memang rutin menggelar operasi. Tujuannya untuk memberantas barang kena cukai ilegal.

“Pada bulan ini sudah digelar dua kali operasi. Pada operasi pertama, kami menemukan sembilan merek rokok tanpa pita cukai. Yang ditemukan di dua toko di Pabean dan di Kelurahan Padukuhankraton, Kecamatan Pekalongan Utara dan Poncol Baru, Kelurahan Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur,” katanya.

Di Pabean, pihaknya menemukan empat merek rokok tanpa pita cukai, dengan isi sebanyak 3.660 batang. Adapun di Poncol Baru, menemukan 1.526 batang rokok tanpa pita cukai, total ada 4.886 batang.

Sedangkan pada operasi kedua, menyisir toko di dua kelurahan. Yaitu toko kelontong di Kelurahan Setono Kecamatan Pekalongan Timur, menyita rokok ilegal berupa merek New Brand 7 Bungkus, merek Beruang 4 Bungkus dan merek LL 1 Bungkus. Di lokasi yang sama, namun beda toko juga disita rokok Merah Delima 7 bungkus, rokok Red  4 bungkus dan merek LC 11 bungkus.

Kemudiam lanjut di Kelurahan Pringlanggu RT 05 RW 005, Kecamatan Pekalongan Barat disita antara lain, rokok merek Tender 7 bungkus dan rokok Beruang 1 bungkus, dengan total ada 730 batang rokok. “Dari kedua operasi, kami menemukan sebanyak dua belas merek rokok tanpa cukai,” jelasnya.

Keduabelas merek tersebut adalah New Gunjhill, LA Gold, New Stillo, CC Mild, Beruang Executive, Surya Buana, New Fel Super, Merah Delima, LL, LC, Tender dan 292.

Karena sifatnya hanya tipiring, setiap pedagang yang kedapatan menjual rokok tanpa cukaiu tersebut, Satpol dan Kantor Bea Cukai diberi penyuluhan agar tidak lagi menjual rokok tanpa pita cukai. Serta diminta berjanji dengan membuat surat pernyataan resmi. Adapun barang bukti berupa rokok disita, serta diserahkan ke Kantor Bea Cukai untuk dimusnahkan.(han/ida)

 

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here