33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Jalur Menuju Watumalang Retak

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMENTARA itu, hujan deras yang mengguyur wilayah Wonosobo, kemarin (20/2), menyebabkan jalan penghubung Wonosobo ke Kecamatan Watumalang rusak. Tepat di Desa Kuripan, jalan sepanjang sepuluh meter ambles. Kondisi ini menganggu lalu lintas, karena kondisi jalan berkontur tebing.

Informasi yang dihimpun koran ini, jalan ambles diketahui sekitar pukul 11.30. Sebelumnya, kawasan tersebut diguyur hujan deras disertai angin cukup kencang. Akibatnya, angin membuat tepian jalan ambles. Untuk mengatasi hal ini, dipasang penanda, karena jalan tersebut merupakan jalur utama warga Kecamatan Watumalang menuju Wonosobo.

Pihak Koramil dan Polsek mendatangi lokasi kejadian untuk memasang segitiga pengaman darurat dari kayu dan daun. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak PLN dan Jasa Marga.

“Pihak Koramil dan Polsek hanya bisa memberi imbauan bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat mengendarai. Sebab amblesnya sisi badan jalan, sangat berbahaya jika terkena beban berat akan menambah lebarnya badan jalan yang rusak,” kata Danramil Watumalang Kapten (Inf) Samsuri di lokasi kejadian.

Karena curah hujan masih tinggi, Samsuri menyarankan kepada masyarakat untuk lebih hati-hati dan waspada. Jika tidak segera diperbaiki, kondisi jalan akan semakin parah. Sebab, retakan yang sudah ada, tidak akan mampu menahan beban air yang masuk ke rekahan tanah. “Bisa berakibat kerusakan akan lebih tinggi lagi nilainya.”

Terpisah, hujan deras mengguyur wilayah hunian tetap (Huntap) Kuwang Desa Argomulyo, Cangkringan, Sleman, Minggu (19/2). Sekitar pukul 13.00, sejumlah warga merasa aneh dengan turunnya hujan deras, karena suaranya terdengar lebih keras dibanding biasanya. Saat dilihat, ternyata ada hujan es. Butiran-butiran es berjatuhan bersamaan hujan deras.

Topo Hardono, 53, warga setempat mengaku heran dengan suara hujan. “Saya merasa hujannya kok agak aneh. Terdengar suara klothak-klothak. Pas saya lihat, ternyata ada es. Tidak terlalu besar. Paling hanya sebesar ujung jari kelingking.”

Topo sempat mengambil butiran-butiran es yang jatuh. Tak lama kemudian, es langsung mencair. Sekdes Argomulyo itu menambahkan, hujan es berlangsung tidak lama. Hanya sekitar 5 menit. Beruntung, hujan es tidak sampai menimbulkan kerusakan. “Sejauh ini tidak ada kerusakan. Tidak ada genteng ataupun kaca yang pecah.”

Camat Cangkringan Edi Harmana juga membenarkan kejadian tersebut. Hujan es itu tidak sampai menimbulkan dampak. “Iya, betul ada hujan es. Tapi tidak ada dampak negatif.” (ali/jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gemar Bermedsos, Malas Membaca

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Host kondang, Najwa Shihab menyoroti masyarakat yang gemar bermain media sosial (medsos) namun minat bacanya masih rendah. Kondisi tersebut membuat masyarakat...

PDAM Bangun Jaringan ke Pelabuhan

SEMARANG - Rencana PDAM Tirta Moedal Kota Semarang memperluas jaringan pelayanan ke kawasan pelabuhan mendapat dukungan dari PT Pelindo III. Dukungan ditandai dengan penandatanganan...

Nikmati Pesta BBQ di Rumah dengan On Call Service

SEMARANG – Gaya hidup masyarakat yang lebih suka menyelenggarakan private party coba diimanfaatkan Steak Hotel by Holycow, dengan membuka layanan On Call Service. Layanan...

Ganjar Sambungkan Listrik Gratis 6.163 Warga Miskin

PEKALONGAN- Ribuan rumah warga yang puluhan tahun tidak teraliri listrik kini telah terang benderang. Pemprov Jateng memberi bantuan sambungan listrik gratis untuk 6.163 rumah...

Pelanggar Diminta Baca Al Fatehah dan Pancasila

DEMAK - Ada yang menarik dalam operasi simpatik yang digelar Satlantas Polres Demak, kemarin (20/3). Tidak seperti biasanya, Kabagops Kompol Sutomo memimpin operasi dengan...

Lewat Video Conference, Jokowi Pesan Jaga Kesatuan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) berpesan kepada mahasiswa untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, melalui video conference di Plaza Timur Stadion Utama...