14.9 C
Munich
Minggu, 1 November 2020

Ingatkan Siswa Bahaya Narkotika

Menarik

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

MAGELANG – Sudah dua bulan terakhir ini, para pejabat di lingkungan Polres Magelang Kota keluyuran ke sekolah-sekolah. Setiap Senin, mereka menjadi pembina upacara di sekolah yang dikunjungi.

Senin (20/2), Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo berkesempatan menjadi pembina upacara di hadapan 283 siswa SMK Kesdam IV/Diponegoro. Di saat bersamaan, Wakapolres Moh Imron menyambangi SMK Citra Media dan Kapolsek Magelang Tengah bertugas memberikan arahan di SMK Pius X Magelang.

”Kita sengaja menyasar anak sekolah yang notabene berusia labil. Usia yang mudah terpengaruh hal negatif. Utamanya mulai usia 12 tahun ke atas,” kata Hari, kemarin.

Materi yang disampaikan diantaranya meningkatkan kesadaran bela negara, mematuhi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Jalan serta Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Seperti tentang lalu lintas, Hari meminta pelajar yang belum cukup umur untuk tidak memaksakan membawa kendaraan ke sekolah. Pelajar yang sudah cukup umur diharapkan melengkapi surat-surat kendaraan dan mentaati peraturan rambu lalu lintas di jalan raya.

”Kita juga jelaskan bahaya narkotika. Siswa jangan mencoba minuman beralkohol, karena berpotensi menjadi pintu gerbang menuju penggunaan narkotika,” tegas dia.

Ia juga menyampaikan perihal kondisi terkini di Kota Magelang maupun berbagai daerah di Indonesia. Misalnya, mengantisipasi ajaran dari kelompok radikal yang anti-Pancasila, mewaspadai dampak negatif media sosial dan menghindari kenakalan remaja seperti tawuran hingga aktif menjaga lingkungan sekolah.

”Sekarang hampir seluruh siswa menggunakan ponsel pintar. Siswa harus bijak menggunakan media sosial untuk hal positif seperti mendukung pembelajaran dan menambah wawasan. Jangan sampai melalui media sosial, siswa dirugikan karena terhasut berita bohong atau hoax,” jelas Hari. (cr1/ton)

Berita sebelumyaTas Diisi Batu dan Gir
Berita berikutnyaDepresi, Aniaya Pasutri
- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...