33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Baru Sembilan SMP Siap Gelar UNBK

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

UNGARAN–Saat ini baru 9 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Semarang yang siap menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Meski begitu, bukan berarti sekolah lain yang belum punya komputer dan akses internet tertutup kemungkinan menggelar UNBK.

“Sekitar 10 persen dari seluruh SMP/sederajat yang ada yang melakukan UNBK, dari sekitar 90 sekolah,” tutur Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih, Senin (20/2) kemarin.

Karena kondisi tersebut, katanya, Disdikbudpora adalah berkoordinasi dengan SMA/SMK yang punya sarana pendukung UNBK. SMP yang berlokasi tak jauh dari SMA/SMK penggelar UNBK diarahkan untuk menumpang. Koordinasi sangat dibutuhkan lantaran pengelolaan SMA/sederajat saat ini di tangan Pemprov Jateng.

“Jadi kemungkinannya nanti bisa bertambah, tidak hanya sembilan sekolah. Tapi saat ini masih menunggu bagaimana hasil pengecekan di lapangan, mengingat harus dilihat juga kesiapan anak didik kita untuk mengikuti UNBK,” katanya.

Dikatakan Dewi, Pemkab Semarang tidak bisa memaksa tiap-tiap sekolah siap UNBK pada tahun ini, meski ada instruksi dari pemerintah pusat. Dikarenakan siap tidaknya sekolah melaksanakan UNBK, tergantung ada tidaknya sarana pendukung.

Termasuk kemampuan atau kesiapan dari siswa itu sendiri. Para siswa perlu dibekali pelatihan lebih dulu sebelum mengerjakan soal UN menggunakan komputer. “Jadi sekolah yang belum siap UNBK tetap menggelar UN dengan paper atau secara manual,” katanya.

Terkait support anggaran pengadaan sarana pendukung bagi sekolah yang belum siap UNBK, Dewi memastikan belum bisa dilakukan tahun ini. Sebab mekanisme penyusunan APBD tidak bisa mengalokasikan anggaran di tahun yang sama.

“Kami tidak berani berandai-andai karena menyangkut anggaran. Penggaran itu siklusnya sudah jelas, anggaran 2017 dibahas dan ditetapkan di 2016. Tahun ini tidak ada pengadaan seperti itu. Jadi sementara ini baru sembilan sekolah itu,” katanya.

Terpisah, Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono mengakui Pemkab Semarang hingga saat ini belum bisa memenuhi kebutuhan UNBK seluruh sekolah. Selain kemampuan APBD yang terbatas, fokus anggaran pendidikan saat ini digunakan untuk membangun atau memperbaiki fasilitas fisik sekolah, seperti ruang belajar, gedung pendukung kegiatan siswa atau bangunan sekolah lain. “Nanti kami coba mulai memikirkan secara bertahap anggaran untuk memenuhi kebutuhan pendukung UNBK ini,” tuturnya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...