31 C
Semarang
Minggu, 9 Mei 2021

Tas Diisi Batu dan Gir

SALATIGA-Lima pelajar SMP di seputar Salatiga diamankan jajaran Polsek Argomulyo karena kedapatan akan melakukan tawuran. Mereka adalah DS dan ANS dari SMP Kaliwungu, RAI dari SMP Kerabat, YA dari SMP Muhammadiyah dan OAS dari SMP Nusantara.

Untuk memberikan efek jera, begitu diamankan kelimanya langsung dibina polisi. Kelimanya diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya tersebut, serta dikenakan sanksi wajib lapor sesuai batas waktunya.

Aksi tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat Dito yang melihat beberapa pelajar berkumpul di sekitar Taman Bandosari, Kota Salatiga dengan mengendarai motor. Dari gerak-geriknya terlihat hendak melakukan tawuran. Akhirnya tanpa berpikir panjang Dito menghubungi Polsek Argomulyo.

Kemudian Kapolsek Argomulyo AKP Rokhadi Pamungkas mengerahkan seluruh personel yang sedang piket untuk ikut serta mengamankan para pelajar tersebut. Karena jumlah personel terbatas, tidak semua pelajar berhasil diamankan. Hanya 5 siswa yang berhasil ditangkap sementara sisanya melarikan diri.

Saat diperiksa, tas yang mereka bawa tidak berisi perlengkapan sekolah. Polisi mendapati batu, gir sepeda motor, rantai sepeda motor, ikat pinggang dan masih banyak lagi. Barang-barang tersebut langsung diamankan.

Rochadi mengaku prihatin atas ulah para pelajar yang tergolong masih anak-anak tersebut. Ia mengajak pihak sekolah maupun orang tua untuk sama-sama mengawasi anak-anaknya atau muridnya sehingga tidak terjadi tindakan kekerasan seperti yang dilakukan kelima siswa tersebut.

“Setiap pelajar usai pulang sekolah bagusnya langsung pulang ke rumah terlebih dahulu, jangan malah bermain yang tidak jelas, karena hal tersebut bisa menjurus ke hal-hal yang negatif seperti tawuran ini,” kata Rochadi, Senin (20/2).

Sementara itu, salah satu siswa berinisial YA mengaku sudah kapok atas kejadian itu. Ia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. “Saya cuma ikut-ikut teman mas, tapi sudah kapok kok,” kata YA usai diberi pembinaan. (jks/ton)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here