PKB Tekankan Ideologisasi dan Politik Branding

Menuju Pemenangan Pemilu 2019

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

DEMAK– Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bekerja keras untuk memenangkan P emilu 2019 mendatang. Meski masih lama, namun berbagai upaya dilakukan agar partai besutan para kiai tersebut dapat bertengger di papan atas panggung perpolitikan di Indonesia.

Survei menyebutkan, PKB saat ini telah menempati posisi keempat sebagai partai terbesar di Tanah Air. Demikian disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi PKB, H Fathan Subhci disela mengisi sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di Demak, kemarin. “Pencapaian itu tidak datang ujuk-ujuk tanpa kerja keras. Namun, pencapaian itu diperoleh dengan kerja keras,” katanya.

Diantaranya, dengan menggelar musabaqah kitab kuning, nusantara mengaji, serta revitalisasi ranting dan PAC. Menurutnya, meski basis PKB di daerah sangat kuat, namun semua itu butuh komando dan manajemen gerakan yang kuat dan solid. Karena itu, untuk mewujudkan kemenangan di pemilu nanti, DPP PKB terus menekankan program ideologisasi, politik branding dan restrukturisasi.

Ini penting dilakukan untuk menguatkan cara pandang yang benar terhadap Nahdlatul Ulama (NU), Ahlisunnah wal Jamaah (Aswaja) dan politik rahmatan lil ‘alamin. “Ini menjadi tantangan bagi PKB dalam memenangi pemilu kedepan,” ujar Fathan wakil rakyat dari dapil Demak, Kudus dan Jepara ini.

Dia menambahkan, PKB telah berjuang keras untuk mengangkat pesantren, dan madrasah di level nasional. Karena itu, diperlukan manajemen yang baik. “Kita harus ingat, bahwa banyak kelompok kecil yang terorganisir dapat mengalahkan kelompok besar yang tidak terorganisir. Oleh sebab itu, kader PKB harus bekerja keras untuk menggapai cita-cita sebagai pemenang pemilu,” jelasnya.

Instruktur pelatihan kebangsaan DPP PKB, Abdul Fatah mengatakan, materi ideologisasi dan politik rahmatan lil ‘alamin telah disampaikan untuk kader-kader PKB. “Kita berikan pengertian politik kepada kader utamanya dalam memperkuat aqidah  Aswaja. Karena itu, untuk membesarkan PKB ini perlu jihad politik,” katanya. (hib/sct/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This

- Advertisement -