33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Aplikasi Jenius BTPN Direspons Positif

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SERBA DIGITAL: Wakil Direktur Utama BTPN, Djemi Suhendra, saat menjelaskan inovasi digital banking Jenius dan BTPN Wow! di Seminyak, Bali, pekan lalu. (ARIF RIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BALI-Sejak diluncurkan Agustus 2016, produk berbasis teknologi digital dari PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional, Tbk (BTPN), yakni Jenius, mendapat respons positif dari masyarakat. Terbukti, meski baru bisa dinikmati konsumen di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek), namun hingga Desember 2016 lalu, jumlah pengunduh aplikasi Jenius melalui Google Play (Android) sudah lebih dari 1 juta orang. Tahun ini, Jenius akan dikembangkan di wilayah Bandung, Jabar.

 

Wakil Direktur Utama BTPN, Djemi Suhendra, menjelaskan, Jenius adalah inovasi digital banking untuk segmen consuming-class yang identik dengan masyarakat urban dan melek teknologi. Jenius, lanjut dia,  adalah sebuah aplikasi yang dirancang dan dikembangkan untuk membantu masyarakat dalam mengatur life finance secara lebih mudah, cerdas, dan aman melalui smartphone berbasis Android dan iOS.

 

Dia mengatakan, beberapa keputusan penting dalam kehidupan memiliki konsekuensi finansial. Beberapa dari konsekuensi tersebut seperti membayar kebutuhan sehari-hari dan berkaitan dengan rencana masa depan. Hubungan yang tidak terpisahkan antara hidup dan keuangan ini disebut sebagai life finance.

 

“Dari penelitian yang kami lakukan menunjukkan bahwa masyarakat digital savvy menginginkan praktek perbankan yang lebih mudah, cerdas, aman, dan semuanya dapat dilakukan melalui smartphone. Sebagai bank yang memiliki visi mengubah hidup jutaan rakyat Indonesia, BTPN menjawab kebutuhan tersebut melalui Jenius,” terang Djemi dalam acara media briefing di Seminyak, Kuta, Bali, pekan lalu.

 

Dikatakan, Jenius memiliki beberapa fitur yang sangat unik dan revolusioner, seperti $Cashtag yang menjadikan nama sebagai nomor rekening. Ada lagi fitur  Send It untuk kirim uang baik ke rekening bank, nomor ponsel atau alamat email. Selanjutnya Pay Me, untuk mengirim permintaan uang, dan Split Bill untuk membantu berbagi tagihan dengan teman atau keluarga.

 

“Ada juga fitur Dream Saver yang berfungsi untuk mewujudkan mimpi dengan menabung harian secara otomatis,” katanya dalam acara yang juga dihadiri Direktur Kepatuhan BTPN Anika Faisal dan Corporate Communications Head BTPN Eny Yuliati.

 

Selain Jenius, sebelumnya BTPN juga telah mengembangkan platform digital banking lainnya, yakni BTPN Wow! Layanan berbasis digital untuk mass market ini adalah inovasi untuk segmen below-consuming- class atau unbanked segment yang terdiri atas petani, nelayan, buruh, pekerja informal, dan para pedagang mikro. Tercatat, hingga akhir Desember 2016, BTPN Wow! telah memiliki 2,9 juta nasabah dan lebih dari 171.000 agen.

 

Bahkan lewat inovasi BTPN Wow! ini, lanjut Djemi, BTPN menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk daftar Fortune Change the World. Daftar tersebut berisi 50 perusahaan di seluruh dunia yang dinilai telah berkontribusi dalam menyelesaikan masalah sosial, namun tetap mampu meraih keuntungan.

 

Djemi mengatakan, dua inovasi digital BTPN Wow! dan Jenius kini menjadi fokus utama BTPN tahun ini. Bahkan untuk itu, BTPN rela menggelontorkan investasi mencapai Rp 500 miliar hingga kuartal III/2016 lalu. (aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...