33 C
Semarang
Kamis, 16 Juli 2020

Rudi-Dance Pilih Blusukan dan Jenguk Warga Sakit

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SALATIGA – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga, Agus Rudianto-Dance Ishak Palit (Rudi-Dance) tak memanfaatkan agenda kampanye terbuka yang sudah dijadwalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga, Kamis (9/2). Namun agenda tersebut diganti menjadi blusukan dan sowan menemui para ulama dan kiai besar yang berasal dari Kota Salatiga, seperti KH Wahib, KH Munawir, dan KH Somyani.

Selain itu, mereka juga mendatangi tokoh masyarakat Slamet, janda tua Mursiah, dan menjenguk orang-orang sakit di empat kecamatan yang ada di Kota Salatiga. Bahkan selama sowan, Rudi-Dance didampingi seluruh tim pemenangannya tampak akrab menyapa semua warga yang dikunjunginya. Ia tampak penuh rasa kekeluargaan menyatu bersama warga tanpa ada batasan.

Ketua DPC PDIP Kota Salatiga, Teddy Sulistio, menyatakan, pihaknya memang sengaja tak menggelar kampanye terbuka yang sudah dijadwalkan. Timnya lebih memilih memanfaatkan waktu kampanye tersebut untuk sosialisasi dan melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

”Kampanye terbuka membutuhkan anggaran besar, paling tidak Rp 200 juta habis untuk kegiatan itu. Ketimbang dananya dihamburkan untuk kampanye terbuka, mending digunakan untuk kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Teddy usai sosialisasi.

Ketua DPRD Kota Salatiga ini juga menyatakan, meski elektabilitas dan popularitas Rudi-Dance menjelang pencoblosan menunjukkan peningkatan signifikan, tapi paslon beserta tim pemenangannya tidak boleh puas dan berbangga diri. Tim pemenangan tidak lengah dan harus bekerja keras memenangkan pertarungan politik ini.

”Masih ada waktu dan kesempatan menggalang dukungan masyarakat sebanyak-banyaknya. Target menang harus tercapai, maka dari itu, kita bersama-sama bekerja keras untuk mendulang suara sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Terpisah, dalam acara sosialisasi bertempat di kediaman Joko Budiono, warga Perumahan Dliko Indah, Kota Salatiga, Rudi-Dance juga mendapat pertanyaan sekaligus dukungan dari warga bernama Dhani Brahmantoro. Dalam acara yang dihadiri anggota DPRD Jateng Dyah Kartika Permanasari dan anggota DPRD Kota Salatiga B Supriyono itu, Dhani mengemukakan pendapatnya karena melihat kondisi Salatiga saat ini.

Ia mengaku gemas dan jengkel karena selama 5 tahun kepemimpinan sebelumnya, justru banyak bangunan mangkrak, sehingga ia berharap di kepemimpinan Rudi-Dance benar-benar bisa mengubah Kota Salatiga. Berbeda lagi dengan Joko Budiono yang mengharapkan Kota Salatiga bisa menjadi kota kesenian.

”Kami pastikan selama 5 tahun ke depan, kepemimpinan Rudi-Dance akan membangun Kota Salatiga supaya tidak dicap sebagai kota yang mangkrak. Melainkan perubahan benar-benar terwujud dan masyarakat sejahtera. Kami akan bekerja semaksimal mungkin, bahkan kami pastikan tidak ada jual beli jabatan, apalagi korupsi,” tegas Dance Ishak Palit.

Menurut mantan Ketua Komisi A DPRD Kota Salatiga ini, budaya juga merupakan identitas bangsa yang harus dihormati, dijaga dan dilestarikan. Tujuannya agar kebudayaan tidak hilang dan bisa menjadi warisan anak cucu kelak. Ia menganggap hal tersebut menjadi tanggung jawab para generasi muda dan perlu dukungan dari berbagai pihak. Sehingga pihaknya nantinya akan memberi wadah sebagai pusat kebudayaan Kota Salatiga.

Sementara itu, Dyah Kartika Permanasari meminta warga untuk beramai-ramai datang ke Tempat Pemugutan Suara (TPS) pada 15 Februari mendatang dengan mencoblos gambar brengose. Sehingga 5 tahun mendatang dapat menikmati perubahan untuk Salatiga Gumregah. (jks/ric/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

20 Tahun Berjuang Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Muh Zen Adv sudah mengabdikan diri selama 20 tahun untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Tengah. Semua itu dilakukan tanpa pamrih dan...

Usung Misi Revans Atas Arema

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Tim PSIS Semarang bakal melakoni laga perdana turnamen pra musim Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018 versus Arema FC yang akan digelar di Stadion...

Ditemukan Paket ‘ISIS Merdeka’

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –Teror bom menghantui warga Kota Semarang. Rabu (16/5) sekitar pukul 19.00, sebuah paket kardus mencurigakan ditemukan di Jalan Honggowongso, Ngaliyan. Paket tersebut bertuliskan...

Kartu Tani Jangan Hanya Simbolis

SEMARANG - DPRD Jateng meminta agar penggunaan kartu tani sesuai aturan dan jangan sampai ada penyelewengan. Jika terjadi penyelewengan, pemprov diminta memberikan sanksi tegas,...

HDCI Jangan Hanya Touring

SEMARANG - Anggota Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) diajak untuk tidak hanya sekadar patuh dalam berlalu lintas. Namun didorong ikut mengangkat program pemerintah yang...

Jateng Minim Pegawai Spesialis

SEMARANG – Pemprov Jateng diminta terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Ini menjadi tantangan bagi pejabat baru yang menempati Struktur Organisasi Perangkat Daerah...