31 C
Semarang
Jumat, 7 Mei 2021

Mahasiswa Ditembak Pria Misterius

SEMARANG – Seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di Kota Semarang ditembak pria misterius di Jalan Mayjen DI Panjaitan, Kampung Kali, Semarang Tengah. Korban diketahui bernama Yoshua Wijaya, 20, warga Jalan Muara Mas Raya, Kelurahan Panggung Lor, Semarang Utara. Ia terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Telogorejo Semarang dengan kondisi bersimbah darah di bagian pipinya. Sebuah peluru berbentuk gotri bersarang di rahangnya. Diduga pelaku menembak korban dengan senjata airsoft gun.

Setelah menjalani perawatan selama dua hari, korban mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang untuk melaporkan kasus tersebut, Rabu (8/2) siang kemarin.

Korban menjelaskan, kejadian penembakan itu dialami Sabtu (4/2) sekitar pukul 20.00 lalu. Bermula saat ia mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Mayjen DI Panjaitan hendak menuju ke sebuah mal di kawasan Simpang Lima Semarang. Saat hendak belok kanan, tiba-tiba kendaraan korban dipepet dan disalip oleh sebuah mobil Toyota Innova warna gold. Secara refleks, kaki kiri korban bertumpu pada bodi belakang mobil sebelah kanan sembari menendang, karena korban hendak jatuh.

”Habis saya tendang lampu belakang sebelah kanan, saya langsung menyalip dari kiri dan menghentikan mobil itu. Tiba-tiba pengemudinya membuka jendela dan menembak saya tiga kali,” ungkap Yoshua.

Menurut korban, tembakan tersebut mengenai pipinya dan langsung mengeluarkan darah. Ia ditembak jarak dekat kurang lebih 1 meter. Sedangkan penembak misterius tersebut langsung tancap gas meninggalkan korban.

”Orangnya gendut, tapi wajahnya kurang begitu kelihatan jelas, karena kondisinya gelap. Usianya diperkirakan sekitar 35 tahunan,” katanya.

Selain itu, ia sempat melihat seorang perempuan yang duduk di sebelah penembak tersebut. Perempuan tak dikenalnya itu sempat berteriak histeris ketika peristiwa itu terjadi. Korban sendiri tidak sempat mencatat pelat nomor mobil pelaku tersebut.

”Saya tidak sempat mencatat nomor polisinya, seingat saya di belakang ada stiker binatang babi,” ujarnya.

Dengan darah yang mengucur dari wajahnya, Yoshua terus melajukan motornya hingga berhenti di Mapolsek Semarang Tengah. Selanjutnya dia dibawa ke RS Telogorejo untuk mendapatkan penanganan medis.  ”Hasil rontgen di RS Telogorejo ditemukan sebuah peluru berbentuk bulat menyerupai gotri berdiameter 5 sentimeter bersarang di rahang saya,” akunya.

Korban pun akhirnya menjalani operasi kecil untuk mengeluarkan peluru tersebut. Dan, setelah dua hari dirawat, korban melaporkan kejadian itu ke SPKT Polrestabes Semarang. Kasus ini ditangani aparat Satuan Reskrim Polrestabes Semarang.

Kasubag Humas Polrestabes Semarang Kompol Suwarna mengatakan, akan menindaklanjuti laporan korban tersebut. ”Kalau sudah menjadi laporan, tentunya akan ditindaklanjuti untuk penyelidikan. Kalau masih ada anak peluru (gotri) itu, bisa dikirim ke labfor untuk penyelidikan,” katanya normatif. (mha/aro/ce1)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here