33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Relawan Ciptakan Lagu Salatiga Gumregah

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SALATIGA – Bentuk dukungan relawan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut satu, Agus Rudianto-Dance Ishak Palit (Rudi-Dance) semakin menjamur. Ada yang membuktikan dengan menunjukkan kreasinya, mulai meng-upload foto ke media sosial sembari menggunakan gambar Kumis (Brengos, Red), dan ada juga yang menunjukkan selfie bersama Rudi maupun Dance. Namun berbeda lagi dengan yang dilakukan Bambang Gondrong.

Karena kecintaan dan keyakinannya akan adanya perubahan di bawah kepemimpinan Rudi-Dance, Bambang menciptakan lagu berbahasa Jawa lengkap dengan klip video berdurasi 36 menit. Video yang sarat makna tersebut, sengaja dipersembahkan untuk kemenangan Rudi sebagai calon Wali Kota Salatiga tanpa memungut bayaran. Bagi Bambang, itu sebagai bentuk patungan untuk kekuatan gotong royong.

Kini, lagu berjudul ”Salatiga Gumregah” tersebut selalu diperdengarkan kepada warga saat sosialisasi Rudi-Dance di empat kecamatan yang ada di Kota Salatiga. Gumregah merupakan slogan Rudi-Dance yang artinya (Guyub, Maju, Resik, Gayeng lan Amanah).

Sedangkan dalam klip videonya, yang pertama terlihat adalah gambar Rudi-Dance mengenakan batik yang ada tulisan nomor satu di bawahnya gambar kumis. Kemudian dalam video terlihat Rudi mengenakan baju koko warna putih, celana hitam panjang lengkap dengan peci berwarna hitam, Rudi terlihat asyik bergoyang bersama pemain drumblek yang merupakan kesenian asli karya warga Kota Salatiga. Bahkan dalam video itu, tampak ratusan warga menikmati pertunjukan Rudi, kemudian seorang kameramen datang mengabadikan momen Rudi yang asyik bergoyang dan bercengkerama bersama warga. Klip video ini, diakhiri gambar dengan pesan bertuliskan berbeda tetap satu dan mboten neko-neko, mboten korupsi, mboten mbagusi.

Menanggapi kreasi dukungan tersebut, Komandan Tempur Tim Rudi-Dance, M. Teddy Sulistio menyampaikan bahwa pintu kemenangan Rudi-Dance sudah di depan mata dan semakin banyak masyarakat yang memberikan dukungan ke Rudi-Dance. Menurutnya, semua bagian dari fenomena puncak gunung es, sehingga tidak setiap orang bisa menyampaikan keinginan hatinya.

”Keputusan 15 Februari, akan banyak dukungan lain. Untuk lima tahun lalu, boleh Yaris. Namun 5 tahun ke depan, sudah berbeda. Tentunya butuh perubahan di tangan Rudi-Dance,” kata Teddy.

Ketua DPRD Kota Salatiga ini menilai, sejak wali kotanya dipimpin Agus Rudianto kemudian berlanjut ke Ahmad Rofai justru semakin baik, walau waktunya sesaat. Seperti halnya pembangunan gedung Sekda Kota Salatiga. Selain itu, tekanan juga bebas, anggaran bisa terserap dengan baik serta kotanya semakin bagus.

Ia juga menyebutkan, hasil survei resmi Rudi-Dance sudah semakin unggul walau sebelumnya sempat kalah. Menurutnya, semua itu tidak lepas karena rakyat semakin menguat untuk mendukung dengan cara gotong royong.

”Semua ini kita lakukan dengan gotong royong. Nanti kader-kader PDIP yang sudah menjadi pemimpin di daerah juga akan membantu, seperti Pak Seno Samudro akan mengampu 2 kelurahan, Mundjirin 2 kelurahan, Hendrar Prihadi 2 kelurahan, Bambang Aulia 2 kelurahan, Ngesti Nugroho 1 kelurahan, Yuliari P. Batubara 3 kelurahan dan Tutik Rusdiono 2 kelurahan,” sebutnya.

Sementara itu, calon Wali Kota Salatiga, Agus Rudianto memastikan akan melakukan penguatan usaha mikro dan kecil saat terpilih nanti. Tak hanya itu, termasuk penciptaan dan pemberdayaan akan dilakukan mulai permodalan, pendampingan dan pemasaran bagi para pelaku usaha mikro dan kecil.

”Masalah pasar modern seperti Indomaret dan Alfamart, nantinya tidak diberi perpanjangan. Kami akan memberikan moratorium. Jadi nanti jam buka diatur dari pukul 10.00 ke atas. Kita lihat sekarang, setiap 57 kilo meter sudah banyak pasar modern, totalnya 42 unit,” kata Rudi prihatin.

Sementara itu, Sekretaris Komisi B DPRD Kota Salatiga dari Fraksi PDIP, B Supriyono menyebutkan bahwa alasan masyarakat harus memilih dan ikut memenangkan Rudi-Dance, karena salah satunya bisa melihat visi dan misinya. Selain itu, Agus Rudianto sudah 32 tahun duduk di birokrasi, mulai camat, kepala dinas (kadis), asisten, sekda hingga Plt Wali Kota Salatiga.

”Jadi kalau beliau (Rudi-Dance) dilantik dan duduk di pemerintahan, otomatis tinggal jalan. Karena Pak Rudi sudah pengalaman. Bahkan Rudi-Dance juga tidak akan mengingkari janjinya,” kata Supriyono sembari meminta terus menjaga kebinekaan karena Salatiga banyak ditinggali berbagai ragam suku, agama, ras dan golongan. (jks/ida/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Resume Perkara Bupati Klaten 1.201 Lembar

SEMARANG – Berkas perkara Bupati Klaten non-job, Sri Hartini, yang terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), atas perkara dugaan jual beli...

Dua Halte BRT Dibiarkan Ambruk

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Dua halte Bus Rapid Transit (BRT) di Kabupaten Semarang dibiarkan ambruk. Yakni, Halte Lemah Bang, tepatnya di depan bengkel Sumber Motor atau di...

Bangun Kebersamaan di Segala Kegiatan

RADARSEMARANG.COM, SURUH – Desa Beji Lor memiliki warga yang sangat guyub dalam segala kegiatan bersama. Salah satunnya dapat disaksikan pada kegiatan merti Desa yang  rutin digelar...

Antisipasi Napi Kabur, Sidak Rutan

DEMAK-Kabagops Polres Demak Kompol Sutomo bersama Kasat Sabhara AKP Agus Subarjo kemarin melakukan sidak ke Rutan Demak. Sidak yang disambut Kepala Rutan Demak Sutrasno...

Trumpkim Summit

Hanya ada dua menu Korea di makan siang Donald Trump dan Kim Jong-un kemarin: oiseon untuk pembuka dan daegu yorun untuk hidangan utama. Selebihnya masakan...

Tingkatkan Omzet 30 UMKM Semarang hingga 60 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Sebanyak 30 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner memeriahkan Go-Food Festival di Pasaraya Sriratu Semarang sejak Selasa (3/7) hingga setahun...