Puluhan Pemuda Tambal Jalur Pantura

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

KENDAL—Puluhan pemuda Kendal melakukan aksi tambal jalan di Jalur Pantura Kendal. Aksi ini dilakukan lantaran geram dengan jalan berlubang di sepanjang Jalur Pantura Kendal yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Selain itu, aksi tambal jalan ini dilakukan lantaran prihatin atas banyaknya kecelakaan di jalan berlubang yang terjadi akhir-akhir ini.

Aksi dilakukan mulai di Jalur Pantura Desa Truko Kecamatan Kangkung Kendal. Lokasi dipilih karena pada titik tersebut, lubang-lubang jalan hampir merata. Bahkan dalam sepekan ini, di jalan tersebut sedikitnya telah terjadi tiga kali kecelakan, satu korban di antaranya meninggal.

Menurut Ahmad, ide aksi ini muncul di grup facebook Liputan Kendal Terkini (LKT). Yakni dari diskusi seringnya kejadian kecelakaan di Jalur Pantura Kendal. Dari diskusi tersebut, sejumlah member grup bersepakat melakukan penambalan dengan cara patungan.

“Ada yang menyumbang uang, ada juga yang menyumbang tenaga, bahan material seperti pasir, semen serta alat bangunan. Hasilnya, kami kumpulkan dan kemudian kami kerjakan secara bergotong-royong, tanpa imbalan atau upah sama sekali,” ujar Ahmad, Senin (6/2) kemarin.

Kegiatan tersebut diakuinya hanya spontanitas saja. Pihaknya juga tidak berkoordinasi dengan pemerintah setempat. “Aksi ini hanya pemantik saja, harapannya pemerintah mau melihatnya kemudian bergegas untuk memperbaikinya. Sebab jika tidak, akan banyak lagi korban yang berjatuhan,” paparnya.

Hal senada dikatakan Ahmad Subakir. Ia menambahkan dengan aksi tersebut dia berharap, ke depan pemerintah lebih bisa siaga untuk perawatan jalan. Jadi tidak perlu menunggu adanya keluhan warga, ketika ada kerusakan langsung bisa diperbaiki.

“Pemerintah seolah tutup mata dengan perawatan jalan. Warga memang menghendaki jalan itu dibangun bagus. Tapi jika menunggu pembangunan tentu lama, jadi paling tidak lubang-lubang jalan ini ditambal terlebih dahulu. Jangan sampai memakan korban lebih banyak lagi,” tandsnya.

Selain itu, ia berharap ada ketegasan dari pemerintah perihal pengaturan besaran tonase kendaraan berat. Sebab, salah satu penyebab kerusakan jalan, menurutnya karena muatan kendaraan berlebih. “Sehingga jalan cepat rusak, apalagi saat musim hujan seperti ini,” tuturnya.

Bupati Kendal Mirna Annisa yang mendapat laporan kerusakan jalan mengaku sudah minta dinas terkait untuk berkoordinasi dengan pihak provinsi. Sebab perbaikan jalan tersebut, tanggung jawab pemerintah pusat. Sehingga pemerintah daerah tidak menganggarkan untuk perawatan jalan yang berlubang.

Menurutnya, penambalan jalan sudah dilakukan, tapi hanya di beberapa titik. Jadi tidak menyeluruh, sehingga terkesan tidak ada penambalan. “Saya sudah memerintahkan kepada dinas terkait untuk berkoordinasi dengan provinsi kembali, supaya melakukan penambalan,” katanya. (bud/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -