33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

Berbahaya, Warga Diminta Waspada SUTET

Another

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

BATANG – Warga Kabupaten Batang yang dilewati Sambungan Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) harus waspada. Sebab risiko cukup besar menghantui masyarakat yang hidup dibawah jaringan dengan kekuatan 500 KV tersebut.

“SUTET memang berpotensi berbahaya jika tidak diperlakukan dengan benar,” ucap Camat Warungasem M Fatoni saat sosialisasi bahaya dan manfaat listrik dengan warga Desa Lebo,  Kecamatan Warungasem, Batang, Senin (6/2).

Untuk diketahui lebih lanjut, SUTET memang ditujukan untuk menyalurkan energi listrik dari pusat-pusat pembangkit yang jaraknya jauh menuju pusat-pusat beban sehingga energi listrik bisa disalurkan dengan efisien. Di Batang sendiri memang merupakan jalur SUTET, dari beberapa pembangkit listrik di pulau Jawa. Bahkan akan bertambah jika PLTU Batang berdiri beberapa waktu ke depan.

Di wilayah Warungasem kata Fatoni, ada banyak desa yang dilewati oleh SUTET. Untuk itu, sangat penting untuk memberikan sosialisasi kepada warganya. Agar bisa memperlakukan jaringan listrik tersebut dengan benar. Jika warga tidak berhati-hati saat beraktivitas di area SUTET, selain bisa membahayakan diri sendiri juga mendatangkan kerugian dari PLN.

“Listrik itu seperti gaib, tidak bisa dilihat tapi punya kekuatan yang dahsyat. Itu salah satu ciptaan Allah SWT. Untuk itu perlu disosialisasikan bagaimana menggunakan listrik dengan bijak, karena jika salah bisa bahaya,” ujarnya.

Ditambahkan Fatoni, selain jalur SUTET yang lama, wilayahnya Warungasem juga akan kembali dilewati jalur SUTET baru. Yaitu jalur Ungaran – Mandiracan. Namun untuk kali ini, hanya melewati satu desa saja, yaitu Desa Pandansari.

“Untuk jalur baru SUTET Ungaran -Mandiracan, hanya melewati dengan Pandansari saja. Di dua tapak, satu milik desa (tanah bengkok) satu milik warga. Kami juga sudah sosialisasi dengan warga sekitar terkait pembebasan lahan tersebut,” terangnya.

Supervisor Lingkungan Keselamatan dan Ketenagalistrikan (LK2) PLN Area Pelayanan Prima (APP) Purwokerto Agus Lukito juga membenarkan bahaya dari SUTET. Dengan kekuatan listrik yag cukup besar, akan sangat berbahaya bagi masyarakat di sekitarnya, jika salah dalam bertindak.

“Jaringan listrik standar saja yang melintas di pemukiman sudah berbahaya. Jika warga salah dalam penanganan akan membahayakan diri sendiri. Untuk itu, kami sosialisasikan bahaya dan manfaat dari listrik ini kepada warga,” jelasnya.

Dicontohkan, jika kabel listrik PLN terkena ranting pohon atau sejenisnya, diharapkan menghubungi PLN terdekat. Jangan dipotong sendiri, karena bisa menyetrum jika tidak benar. Sama halnya dengan SUTET dengan tegangan yang lebih tinggi lagi. Untuk itu, disarankan kepada warga jangan beraktivitas yang bisa membahayakan di sekitar lokasi SUTET.

Seperti main layangan berbahan kain, karena sifatnya yang basah dan bisa menyalurkan listrik tentu akan sangat berbahaya jika mengenai kabel di SUTET. Selain itu, jaringan kabel juga bisa rusak. (han/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

More Articles Like This

Must Read

Pembangunan Tahap II Sirkuit Mijen Dimulai

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Pembangunan Sirkuit Mijen Kota Semarang saat ini memasuki proses pembangunan tahap II. Arena sirkuit bergengsi yang dibangun di atas lahan seluas 11 hektare...

Petaka Tebing Sekangon

PURWOREJO—Tebing setinggi 7 meter di Dusun Sekangon RT 04/02, Desa Sokoagung, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Rabu (29/11) dini hari, ambrol dan menimpa rumah warga....

Mengenal Ajaran Islam dari Tukang Batu

”Nah, dalam pencarian jati diri itu, saya akhirnya kenal Pak Min. Jadi, yang mengenalkan ajaran Islam pertama ke saya seorang tukang batu, bukan ustad.”...

Bang Somat Daftar ke KPU

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG — Pasangan calon (paslon) Bambang Sukarno-Matoha yang diusung koalisi PDIP-PKB, Selasa (9/1) kemarin, mendaftarkan sebagai peserta Pilkada ke KPU setempat. Dengan wajah...

Pemprov Siap Ambil Alih Lahan Wonderia

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dinas Kepemudaan, Pariwisata, dan Olahraga (Disporapar) Jateng berencana mengambil alih eks Taman Rekreasi dan Hiburan Keluarga Wonderia, Jalan Sriwijaya Semarang. Sebab,...

KPID Dorong Literasi Media

SEMARANG - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah berupaya menguatkan literasi media di masyarakat. Menyusul banyaknya tayangan televisi yang sangat memprihatinkan. ”Kami akan mendorong,...