31 C
Semarang
Kamis, 6 Mei 2021

Pansus Bahas Delapan Raperda

WONOSOBO – DPRD Kabupaten Wonosobo sepakat membentuk empat Panitia Khusus (Pansus) yang akan membahas delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Meliputi Raperda inisiatif dan usulan eksekutif.

Keputusan itu disampaikan, Senin (6/2), dalam rapat Banmus DPRD di Ruang Rapat Utama DPRD. Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Muhammad Albar, didampingi Wakil Ketua DPRD lainnya: Heru Irianto dan Sumardiyo. Rapat dihadiri Bagian Hukum Setda.

Delapan Raperda yang sepakat dibahas adalah Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Wonosobo tentang Izin Usaha Jasa Konstruksi, dan Ruang Terbuka Hijau. Dua Raperda lainnya, Raperda Penyelenggaraan Keolahragaan dan Penyelenggaraan Usaha Tempat Hiburan. Keempat Raperda merupakan inisiatif DPRD.

Empat Raperda yang diusulkan eksekutif, yakni Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, dan Raperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan, Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Desa. Serta, Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pencalonan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Setelah ditawarkan ke anggota Banmus yang hadir, Muhammad Albar, menetapkan delapan Raperda tersebut sangat penting untuk segera dibahas. Semua Raperda akan dibahas oleh empat Pansus. “Seluruh anggota DPRD Wonosobo akan terlibat dalam Pansus.”

Keempat Pansus yang disepakati membahas Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Kemudian Pansus yang membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan, Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Desa serta Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2016 tentang Pencalonan, Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. Selanjutnya Pansus yang membahas Raperda Ruang Terbuka Hijau dan Izin Usaha Jasa Konstruksi, serta Pansus yang membahas Raperda Keolahragaan dan Penyelenggaraan Usaha Tempat Hiburan.

“Khusus Raperda Penyelenggaraan Usaha Tempat Hiburan, sebelumnya sudah diajukan ke gubernur. Namun karena ada satu pasal yang dianggap bertentangan dengan peraturan kepariwisataan di atasnya, maka akan dibahas ulang di Pansus DPRD Wonosobo.”

Salah satu anggota Banmus, Murkamtoro Prasetyo berharap agar pihak dari eksekutif yang nantinya akan diundang dalam Pansus, menguasai materi subjek Raperda yang akan dibahas. Ia juga berharap tidak ada pergantian personil dalam Pansus yang dijadwalkan selama delapan hari.

“Termasuk tidak adanya alasan ketidaktahuan personel dari OPD karena adanya SOTK (baru), sehingga diharapkan dari pihak eksekutif benar-benar memberikan masukan yang komprehensif,” katanya.

Sehingga, lanjut Murkamtoro, Perda yang dihasilkan bisa berkualitas dan bisa dilaksanakan segenap elemen masyarakat serta mampu diterapkan di tengah kehidupan bermasyarakat di Wonosobo.

Setelah Rapat Banmus ini, agenda selanjutnya Rapat Paripurna Penjelasan Pengusul Raperda Inisiatif DPRD dan Penyampaian Penjelasan Bupati terhadap empat Raperda dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Rapat Paripurna direncanakan dilaksanakan pada Kamis (9/2) lusa. (ali/isk)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here