33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Kader PDI P Bentuk Koreografi Unik

Siap Terima Perintah Megawati

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MUNGKID – Sedikitnya 2.000 pengurus ranting PDI Perjuangan Kabupaten Magelang mengikuti apel siaga di Lapangan Drh Soepardi, Mungkid Kabupaten Magelang, Minggu (5/2). Melalui sebuah koreografi unik, mereka bertekad setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan setia pada Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Apel ini merupakan bagian dari kegiatan serupa yang serentak dilakukan di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Dalam apel ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang ingin memberikan warna yang berbeda.

Melibatkan sedikitnya 1.000 orang, mereka membentuk koreografi usai kegiatan apel. Dengan berjajar rapi, mereka membentuk tulisan Setia Megawati NKRI dengan media papan yang telah disiapkan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang Sariyan Adi Yanto mengatakan aksi ini sebagai bentuk kesetiaan kepada Megawati. Juga setia mengawal negara dalam bingkai NKRI yang berideologi Pancasila.  “Apalagi saat ini negara kita sedang dilanda berbagai isu disharmonisasi hubungan antarmasyarakat, suku, ras dan agama,” kata Sariyan. Apel siaga ini, juga sebagai langkah meneguhkan dan mengkonsolidasikan semangat kader dan pengurus PDI Perjuangan menghadapi situasi terkini.

Terkait koreografi unik yang ditampilkan, Sariyan menambahkan bahwa ingin mengangkat semangat nasionalisme berbasis Pancasila. “Tulisan Setia Megawati dan NKRI itu kita letakkan di atas kepala sebagai bentuk bawa gerakan yang kita usung ini akan terus dijunjung sekuat tenaga oleh semua kader partai,” paparnya.

Panitia Apel Siaga M Yusuf Sakir menambahkan, dalam kegiatan ini, PDI Perjuangan menegaskan bahwa partainya berideologi Pancasila bukan komunis dan bukan PKI. “Jika ada yang mengatakan PDI Perjuangan gerakannya seperti PKI, saya kira salah besar,” katanya.

Apel siaga ini juga untuk semakin menjelaskan diri PDI perjuangan selalu menjaga Pancasila dimana keberagaman harus dihormati. Dia mengatakan pihaknya mengapresiasi seluruh struktur partai di Kabupaten Magelang  sudah bersedia mengikuti apel siaga ini. “Seluruh pengurus ranting (desa)  di Kabupaten Magelang hadir di sini dan semua siap menerima perintah Ibu Megawati,” papar Sakir. (vie/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Vokalis Band Akustik

TITIS Wisik Dewandari mengawali dunia tarik suara mulai kelas 3 SD. Bakatnya itu semakin terasah, setelah kerap mengikuti lomba, baik di sekolah maupun luar...

Sedulur Sikep Klaim Tak Pernah Menolak

SEMARANG - Sedulur Sikep di Kabupaten Pati mengaku tidak pernah menolak pendirian pabrik semen. Bagi mereka, terserah PT Semen Indonesia (SI) mau dibangun atau...

Tiga Desa Wisata Jadi Perhatian KAHMI

KENDAL—Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kendal bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kendal dan Komunitas Jeepers Kendal (KJK) melakukan bakti sosial (baksos)....

Siapkan Menu Angkringan di Hotel

MAGELANG –Persaingan di bidang jasa perhotelan makin kompetitif. Hotel Safira Magelang mempersiapkan diri menghadapi tantangan tersebut. Dalam waktu dekat, hotel bintang tiga ini akan...

Daripada Nostalgia

Oleh: Dahlan Iskan Tujuan akhir saya kali ini: Lebanon. Negeri kecil yang terjepit itu. Israel di selatannya. Syiria di utaranya. Laut di baratnya.Untung ada langit...

Penerimaan Pajak Meningkat 17, 29 Persen

SEMARANG – Realisasi penerimaan pajak Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I sampai dengan 20 Maret 2017 mencapai Rp 4,18 triliun. Penerimaan tersebut...