31 C
Semarang
Jumat, 14 Mei 2021

Newco Dibentuk Bulan Ini

SEMARANG – Setelah Pemprov Jateng terus mendorong pembangunan Jateng Park, akhirnya Perum Perhutani menyatakan komitmennya. Perum Perhutani akan mengutus PT Palawi untuk membentuk New Company (Newco) dengan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), sebagai kepanjangan tangan pemprov. Newco yang dibentuk diharapkan mampu membangun Wana Wisata di Penggaron, Desa Susukan, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang.

Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Setda Jateng, Peni Rahayu mengatakan, Newco akan dibentuk 10 Februari mendatang. Saat ini, PT Palawi dan PT SPJT masih berunding untuk memberi nama Newco tersebut. ”Ada dua nama yang diusulkan, yaitu PT Palawi SPJT Saujana dan PT Palawi SPJT Semesta,” ucapnya, Minggu (5/2).

Dalam Newco tersebut, lanjut Peni, kursi direktur utama akan dijabat dari Perum Perhutani. Sementara jabatan direksi di bawahnya dari Pemprov Jateng. Sementara komisaris utama dari pemprov, dan anggota-anggotanya dari Perum Perhutani.

Jabatan tersebut ditentukan berdasarkan pemilik saham Jateng Park, atau modal awal yang disetor untuk membentuk Newco. Yaitu 51 persen atau Rp 5,1 miliar dari Perum Perhutani, dan sisanya dari Pemprov Jateng. ”Jadi pemegang saham terbesar nantinya akan menduduki jabatan direktur utama,” paparnya.

Saat ini, pihaknya sedang mengajukan nota dinas ke Gubernur Jateng untuk menentukan, siapa saja yang ditunjuk menjabat sebagai komisaris utama dan salah satu direktur di Newco tersebut.

Dijelaskan, untuk efisiensi pembiayaan operasionalisasi Newco, akan terlebih dahulu dibentuk tim ad hoc. Tim ini untuk mengoperasikan Newco hingga Jateng Park benar-benar beroperasi dan ada pemasukan. ”Jadi tidak perlu penganggaran untuk menggaji dirut, komisaris dan seterusnya. Ini untuk efisiensi sebelum operasional, meski perusahaan sudah terbentuk. Biar tim ad hoc yang bekerja dulu,” katanya.

Tim ad hoc, lanjut Peni, juga diberikan berkas para investor yang melirik Jateng Park. Meski begitu, sebelum adanya penunjukan investor, Peni menegaskan, meski sudah ada Newco gabungan dari dua pihak (Pemprov dan Perhutani), Newco itu nantinya juga harus membuat kesepakatan baru dengan Perum Perhutani.

Dibeberkan, setelah Newco terbentuk, Maret hingga April baru menyiapkan model investasi. Selanjutnya, Mei sudah akan dilakukan beauty contest untuk investor. Setelah ada penetapan investor, maka November 2017 akan disusun dokumen Amdal.

Sekda Jateng, Sri Puryono menambahkan, hingga saat ini, sudah ada lima calon investor yang berminat mengembangkan Jateng Park. Dua di antaranya dari luar negeri, dan tiga perusahaan di antaranya dari dalam negeri. ”Investor sudah banyak yang menawarkan. Saya katakan, kalau anda nggak punya dana minimal Rp 3 triliun, nggak usah bicara Jateng Park. Saya juga sudah minta profil perusahaannya, dan dia kuat,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Jateng, Didik Herdiana Prasetyo menegaskan, dewan justru masih menagih komitmen pemprov yang awalnya tentang regulasi ditargetkan tuntas Agustus 2016 kemudian diundur Desember 2016. Dan ternyata hingga kini belum tuntas.

”Harusnya kan final Desember 2016 lalu, dan sudah ada evaluasi. Mana evaluasinya? Sudah saatnya membuat kenyataan, masyarakat jangan hanya diberi impian yang nggak ada wujudnya,” ungkapnya. (amh/ric/ce1)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here