33 C
Semarang
Senin, 26 Oktober 2020

Waspadai Berita Hoax

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – Masyarakat Jawa Tengah diharapkan lebih bijak dalam memanfaatkan perkembangan media sosial. Terlebih saat ini banyak berita palsu atau hoax yang sengaja disebarluaskan oleh orang yang tidak bertangungjawab. Jika tidak disikapi dengan bijak, bisa saja berita-berita hoax tersebut memecah belah persatuan dan harmonisitas dalam bermasyarakat.

Ketua Komisi A DPRD Jateng, Masruhan Syamsuri mengatakan, kemajuan dunia teknologi harus dimanfaatkan masyarakat dengan baik. Terutama anak-anak muda yang doyan bermain media sosial. Karena diakui atau tidak, anak-anak sekarang sudah tidak bisa dipisahkan dengan perkembangan teknologi. Bahkan, anak kecil sekalipun sudah mengenal medsos dan gadget. “Di medsos, semua bebas untuk berbicara, ini harus diwaspadai dan harus bijak menggunakannya,” katanya.

Ia menambahkan, banyak kasus yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir karena pengaruh medsos. Ia mencontohkan, kasus aksi besar-besaran yang dilakukan umat islam dengan Calon Gubernur DKI Basuki Tjahjana juga karena medsos. Bahkan, dalam beberapa kasus, ungguhan di medsos bisa memecah persatuan dan membuat konflik di masyarakat. “Jadi harus benar-benar diantisipasi, dan masyarakat jangan mudah terprovokasi,” tambahnya.

Tidak hanya itu, medsos juga membuat dan membentuk kehidupan masyarakat semakin hedonis. Bahkan, anak-anak sekarang kepekaan sosial berkurang karena lebih senang bermain gadget di kamar. “Kondisi ini harus menjadi perhatian, jangan sampai kehidupan anak-anak kita dikendalikan medsos,” tambahnya.

Sekertaris Komisi E DPRD Jateng, Hasan Asyari tidak menampik jika pengaruh internet dan medsos sudah menyebar sampai pelosok desa. Untuk itu, harus ada upaya untuk mengajak masyarakat bisa bijak dalam penggunaan medsos. “Jangan sampai nanti justru menimbulkan persoalan. Karena banyak yang meniru dari medsos,” tambahnya.

Ia mencontohkan, banyaknya kasus kekerasan di Jateng tidak lepas dari pengaruh internet. Tidak jarang, anak-anak meniru adegan yang dilihatnya dari internet. Dan kemuduian dipraktekan dalam kehidupannya sehari-hari. “Orangtua wajib untuk terus memantau anak-anak. Jangan dibiarkan bermain gadget terlalu lama,” tambahnya. (fth/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...