33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Respons Cepat lewat Smile Police

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG-Polda Jateng resmi meluncurkan aplikasi Sistem Manajemen Informasi Layanan Elektronik atau Smile Police. Di dalam aplikasi online tersebut terdapat 11 program prioritas kapolri. Launching dilakukan langsung Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Mapolda Jateng, Sabtu (4/2).

“Aplikasi Smile Police ini tindak lanjut dari perintah presiden yang menginginkan layanan publik ditingkatkan, utamanya yang berbasis IT,” ungkap Tito usai launching.

Tito mengatakan, masyarakat harus mendapat pelayanan yang mudah, cepat, dan akurat. Dan aplikasi Smile Police ini diharapkan mampu memberikan kemudahan. Hasil survei save city index atau kota yang aman pada 2015 ada empat variable yang dinilai, yakni personal security, health security, infrastructure security, dan digital security.

“Sekarang eranya IT contoh masyarakat yang meminta akses di bidang keamanan, dia harus cepat mendapat mengakses ke polisi, begitu juga polisi yang cepat menanggapinya. Itulah yang disebut quick respons (respons cepat). Quick respons ini berlaku polisi di  seluruh dunia,” katanya.

Salah satu layanan dalam aplikasi Smile Police adalah Panic Button yang dapat diunduh melalui play store pada smartphone berbasis android. Dalam Panic Button terdapat aplikasi Public Panic Button untuk masyarakat yang ingin mengirimkan pesan darurat, permintaan pertolongan kepada pihak kepolisian dan kerabat. Pengguna cukup menekan tombol SOS pada layar smartphone minimal tiga kali, secara otomatis aplikasi mengirimkan pesan darurat yang telah didaftarkan, polisi dan operator dasbord monitoring. Polisi di lokasi terdekat akan segera merespons dan operator akan menugaskan jajaran kepolisian segera menuju lokasi kejadian perkara.

Dengan adanya layanan publik berbasis IT ini diharapkan dapat meningkatkan layanan masyarakat di bidang keamanan. Menurut Tito, hal ini menjadi tantangan untuk membangun sistem tersebut menjadi sistem nasional.“Sistem dikerjakan polres setempat dan semua terintergrasi di polda,” jelasnya.

Tito juga ingin mengaplikasikan sistem tersebut dengan nama pulau-pulau sistem. Di mana pulau yang ada di Indonesia dapat terintergrasi. Oleh karena itu, dirinya membuat tim untuk mewujudkan aplikasi digital security di tingkat nasional.

“Tim ini dibentuk untuk memikirkan membuat aplikasi tingkat nasional. Jadi, digital security ini dapat menjangkau masyarakat yang jauh dapat direspons dengan cepat di tingkat nasional. Inilah tantangan bagi kami dan tidak gampang,” ujarnya.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, mengatakan, Smile Police merupakan aplikasi penjabaran 11  program prioritas. Pihaknya telah membuat tim bersama dengan pihak Telkom menstandardisasi aplikasi di 35 polres di Jateng. Untuk menstandardisasi aplikasi itu maka dibuatlah suatu rumah, yakni Smile Police. “Smile Police merupakan aplikasi yang dapat diakses melalui handphone android. Selain itu juga dapat diakses melalui website,” katanya. (mha/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Balik Ndeso Mbangun Deso

RADARSEMARANG.COM - NURIS Dwi Kurniasari terbilang mahasiswa yang sangat beruntung. Adalah gadis asal Turirejo, Kabupaten Demak. Tahun ini telah menyelesaikan studi S1 di Pendidikan...

Kinerja Perbankan di Jateng Melambat

SEMARANG - Kinerja perbankan Jawa Tengah pada triwulan I tahun 2017 melambat seiring dengan kinerja perekonomian daerah yang kembali melambat sesuai dengan pola musimannya....

Hendi Bantah Pemprov Ambil Alih Wonderia

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wacana Dinas Kepemudaan, Pariwisata, dan Olahraga (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah yang akan mengambilalih lahan eks Taman Hiburan Keluarga Wonderia membuat kaget...

Mudik Gratis, Kurangi Kemacetan

SEMARANG - Ribuan masyarakat di Jateng mengukuti mudik gratis ”Guyup Rukun Bareng BUMN 2017”. Para pemudik tampak semringah ketika berada di dalam bus dengan...

Baca 20 Puisi, Kecam Trump

TEMANGGUNG—Puluhan seniman dan pelajar yang tergabung dalam Forum Seniman dan Pelajar Peduli Temanggung, Jumat (15/12) kemarin, berkumpul di sisi kanan gedung DPRD Temanggung. Mereka...

Anti Guyon Emak-Emak dari North Carolina

oleh Dahlan Iskan Suami-istri ditanya resep panjang perkawinan mereka.Jawab sang suami: beri kepercayaan pada istri. Jangan pekerjaan kecil-kecil pun dilakukan suami.Pekerjaan kecil itu seperti apa?Misalnya...