33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

Nasi Bakar Kota Lama

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

Nasi Bakar Kota Lama

Selain Sop Buntut Garang Ganas, menu olahan lain yang tentunya masih disajikan dengan rempah pilihan adalah Nasi Bakar Kota Lama. Nama ini diambil oleh Cheff Apit untuk mecoba mengangkat lingkungan dan budaya kota lama Semarang.

Nasi bakar ini disajikan dengan isi teri Medan, ayam suwir, leunca, oncom, tempe, daun jeruk iris, kemangi, dan cabe rawit. Nasi bakar yang juga menjadi salah satu menu yang banyak dipesan ini disajikan dengan condiments tahu, tempe, udang bakar dan juga sambal terasi.

”Tidak seperti Sop Buntut Garang Ganas, Nasi bakar Kota Lama kuat pada rempah basahnya. Di situ terdapat irisan sere, daun jeruk ,bawang merah putih, kemangi dan daun salam,” jelasnya.

Masakan di hotel ini, dikatakan Apit,  memang lebih menonjolkan masakan nusantara yang original, disesuaikan dengan daerah-daerah di nusantara. Tentunya dengan berbagai rempah daerah yang original pula. ”Saya melihat di Semarang, dalam varian memasaknya minim rempah. Kita coba menonjolkan rempah agar muncul rasa yang kuat. Yang lebih otentik,” ujarnya.

Dengan penonjolan rempah, sudah pasti dapat didapatkan rasa masakan yang tidak hambar seperti layakya makanan yang dimasak dengan bumbu instan. Masakan dengan bumbu tradisional yang kuat ini tentunya mampu memuaskan lidah para pecinta kuliner.

”Menu-menu di sini bisa menjadi salah satu rujukan untuk mendapatkan menu masakan dengan rasa nusantara yang asli. Yang lebih otentik dan natural,” ujarnya.

Tidak hanya soal rasa. Rasa rempah yang sangat kuat memang menjadi ciri khas masakan olahan hotel ini. Namun, penampilan juga hal yang sangat diperhatikan oleh Cheff Apit untuk dapat menggugah selera makan. Baik Sop Buntut Garang Ganas maupun Nasi Bakar Kota Lama disajikan dengan tampilan yang sangat cantik dan menarik.

Sementara itu, Ervin Sutisna, Food and Beverage Manager di hotel ini menambahkan bahwa terdapat dua macam minuman yang menjadi unggulan di resto hotel ini. Minuman ini dapat dinikmati untuk menemani makanan nusantara kaya rempah yang dipesan. Minuman yang juga menjadi uggulan ini adalah Green Healty, yang terbuat dari sawi, jahe, dan madu. Dan juga Sunset Healthy, yang terbuat dari nanas, jeruk,dan wortel.

”Untuk yang Sunset Healthy itu penamaannya disesuaikan dengan wara minuman ini. Warnanya orange seperti warna yang muncul saat sunset,” jelasnya. (sga/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Wisma Tumapel, Gedung Bersejarah yang Penuh dengan Misteri

Di antara beberapa gedung bersejarah yang ada di Kota Malang, Wisma Tumapel adalah salah satu yang bentuk aslinya masih terjaga hingga sekarang. Bangunan kuno...

Bikin Kampung Pelangi di Magersari

"Kalau memang anggaran ada, perencanaannya matang dan infrastrukturnya siap, sesegera mungkin direalisasikan. Asalkan programnya tidak berbenturan dengan peraturan yang ada." Sigit Widyonindito, Wali Kota...

Laba Garuda

Saya membedakan antara 'sikap keuangan' dan 'ahli keuangan'. Belum tentu orang yang ahli keuangan punya 'watak keuangan'. Sebaliknya belum tentu yang punya 'sikap keuangan' adalah...

Makanan Berbahaya Masih Sering Beredar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang mendorong masyarakat untuk memperhatikan keamanan pangan. Sebab, sejauh ini masih ditemukan sejumlah makanan yang mengandung bahan...

Akhir Januari, Relawan Setiap Desa Terbentuk

“Kita terus bekerja karena ini evolusi. Setelah relawan membantu, datanglah partai-partai. Semua ini kekuatan, evolusi harus dikelola,” Sudirman Said RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Calon Gubernur Jateng,...

Atlet Maarif Terima Beasiswa

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Atlet LP Maarif NU dan seluruh official yang telah berprestasi mengukir nama Kabupaten Pekalongan di ajang Pekan Olahraga dan Seni Maarif NU...