31 C
Semarang
Minggu, 16 Mei 2021

Waspadai Berita Hoax

SEMARANG – Masyarakat Jawa Tengah diharapkan lebih bijak dalam memanfaatkan perkembangan media sosial. Terlebih saat ini banyak berita palsu atau hoax yang sengaja disebarluaskan oleh orang yang tidak bertangungjawab. Jika tidak disikapi dengan bijak, bisa saja berita-berita hoax tersebut memecah belah persatuan dan harmonisitas dalam bermasyarakat.

Ketua Komisi A DPRD Jateng, Masruhan Syamsuri mengatakan, kemajuan dunia teknologi harus dimanfaatkan masyarakat dengan baik. Terutama anak-anak muda yang doyan bermain media sosial. Karena diakui atau tidak, anak-anak sekarang sudah tidak bisa dipisahkan dengan perkembangan teknologi. Bahkan, anak kecil sekalipun sudah mengenal medsos dan gadget. “Di medsos, semua bebas untuk berbicara, ini harus diwaspadai dan harus bijak menggunakannya,” katanya.

Ia menambahkan, banyak kasus yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir karena pengaruh medsos. Ia mencontohkan, kasus aksi besar-besaran yang dilakukan umat islam dengan Calon Gubernur DKI Basuki Tjahjana juga karena medsos. Bahkan, dalam beberapa kasus, ungguhan di medsos bisa memecah persatuan dan membuat konflik di masyarakat. “Jadi harus benar-benar diantisipasi, dan masyarakat jangan mudah terprovokasi,” tambahnya.

Tidak hanya itu, medsos juga membuat dan membentuk kehidupan masyarakat semakin hedonis. Bahkan, anak-anak sekarang kepekaan sosial berkurang karena lebih senang bermain gadget di kamar. “Kondisi ini harus menjadi perhatian, jangan sampai kehidupan anak-anak kita dikendalikan medsos,” tambahnya.

Sekertaris Komisi E DPRD Jateng, Hasan Asyari tidak menampik jika pengaruh internet dan medsos sudah menyebar sampai pelosok desa. Untuk itu, harus ada upaya untuk mengajak masyarakat bisa bijak dalam penggunaan medsos. “Jangan sampai nanti justru menimbulkan persoalan. Karena banyak yang meniru dari medsos,” tambahnya.

Ia mencontohkan, banyaknya kasus kekerasan di Jateng tidak lepas dari pengaruh internet. Tidak jarang, anak-anak meniru adegan yang dilihatnya dari internet. Dan kemuduian dipraktekan dalam kehidupannya sehari-hari. “Orangtua wajib untuk terus memantau anak-anak. Jangan dibiarkan bermain gadget terlalu lama,” tambahnya. (fth/zal)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here