31 C
Semarang
Kamis, 13 Mei 2021

Respons Cepat lewat Smile Police

SEMARANG-Polda Jateng resmi meluncurkan aplikasi Sistem Manajemen Informasi Layanan Elektronik atau Smile Police. Di dalam aplikasi online tersebut terdapat 11 program prioritas kapolri. Launching dilakukan langsung Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Mapolda Jateng, Sabtu (4/2).

“Aplikasi Smile Police ini tindak lanjut dari perintah presiden yang menginginkan layanan publik ditingkatkan, utamanya yang berbasis IT,” ungkap Tito usai launching.

Tito mengatakan, masyarakat harus mendapat pelayanan yang mudah, cepat, dan akurat. Dan aplikasi Smile Police ini diharapkan mampu memberikan kemudahan. Hasil survei save city index atau kota yang aman pada 2015 ada empat variable yang dinilai, yakni personal security, health security, infrastructure security, dan digital security.

“Sekarang eranya IT contoh masyarakat yang meminta akses di bidang keamanan, dia harus cepat mendapat mengakses ke polisi, begitu juga polisi yang cepat menanggapinya. Itulah yang disebut quick respons (respons cepat). Quick respons ini berlaku polisi di  seluruh dunia,” katanya.

Salah satu layanan dalam aplikasi Smile Police adalah Panic Button yang dapat diunduh melalui play store pada smartphone berbasis android. Dalam Panic Button terdapat aplikasi Public Panic Button untuk masyarakat yang ingin mengirimkan pesan darurat, permintaan pertolongan kepada pihak kepolisian dan kerabat. Pengguna cukup menekan tombol SOS pada layar smartphone minimal tiga kali, secara otomatis aplikasi mengirimkan pesan darurat yang telah didaftarkan, polisi dan operator dasbord monitoring. Polisi di lokasi terdekat akan segera merespons dan operator akan menugaskan jajaran kepolisian segera menuju lokasi kejadian perkara.

Dengan adanya layanan publik berbasis IT ini diharapkan dapat meningkatkan layanan masyarakat di bidang keamanan. Menurut Tito, hal ini menjadi tantangan untuk membangun sistem tersebut menjadi sistem nasional.“Sistem dikerjakan polres setempat dan semua terintergrasi di polda,” jelasnya.

Tito juga ingin mengaplikasikan sistem tersebut dengan nama pulau-pulau sistem. Di mana pulau yang ada di Indonesia dapat terintergrasi. Oleh karena itu, dirinya membuat tim untuk mewujudkan aplikasi digital security di tingkat nasional.

“Tim ini dibentuk untuk memikirkan membuat aplikasi tingkat nasional. Jadi, digital security ini dapat menjangkau masyarakat yang jauh dapat direspons dengan cepat di tingkat nasional. Inilah tantangan bagi kami dan tidak gampang,” ujarnya.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, mengatakan, Smile Police merupakan aplikasi penjabaran 11  program prioritas. Pihaknya telah membuat tim bersama dengan pihak Telkom menstandardisasi aplikasi di 35 polres di Jateng. Untuk menstandardisasi aplikasi itu maka dibuatlah suatu rumah, yakni Smile Police. “Smile Police merupakan aplikasi yang dapat diakses melalui handphone android. Selain itu juga dapat diakses melalui website,” katanya. (mha/zal)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here