33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Truk Masuk Jurang, Satu Tewas

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MUNGKID—Truk bermuatan bir, Jumat (3/2) pagi, pukul 03.45, terjun ke dasar jurang sedalam 20 meter. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di ruas Jalan Magelang – Salatiga. Tepatnya, di Dusun Plalar, Desa Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Satu korban tewas, satu lainnya luka-luka.

Pantauan Jawa Pos Radar Kedu, proses evakuasi yang dipimpin Kepala Unit Laka Lantas Polres Magelang, Ipda Abdillah Khoirul Muttaqin, berlangsung sulit. Hingga siang kemarin, dua truk derek yang diturunkan belum mampu mengangkat bangkai truk H 1959 BN dari dasar jurang.

Dari dasar jurang, bau menyengat bir menusuk hidung. Selain banyak pecahan dan botol berceceran, belasan anggota Sabhara berupaya mengamankan lokasi dari potensi penjarahan. Lokasi kecelakaan yang hanya berjarak 100 meter dari tempat terperosoknya bus rombongan warga Jogjakarta ke jurang pada akhir Desember 2016 silam, sempat menyebabkan kemacetan. Dua mobil derek, posisinya melintang di badan jalan. Pengalihan arus terpaksa dilakukan.

”Kami membantu mengarahkan ke jalan perkampungan. Dari arah Salatiga, dialihkan melewati Dusun Plalar-Bowongan-Kwiden. Sedangkan dari Magelang melewati Dusun Pakis-Gumelem-Kerten,” jelas Waldi, 48, warga Dusun Kwiden, Desa Pakis, yang turut membantu proses pengalihan arus kendaraan.

Waldi mengatakan, sebelum mobil derek datang, warga sekitar sempat melakukan evakuasi penyelamatan terhadap dua korban yang terjepit kabin truk. Sopir truk bernama Eko Prasetyo, 28, mengalami luka-luka. Sedangkan kernet truk, Daryadi, 39, tewas di lokasi kejadian. ”Untuk mengeluarkan korban, kita merusak pintu dengan mesin pemotong rumput,” kata Waldi. Kecelakaan di tempat tersebut sudah terjadi kali keempat.

Suhadi, 70, saksi mata kejadian mengatakan, saat itu kondisi kawasan Pakis turun hujan. Dari arah Salatiga, muncul truk pengangkut botol bir. Sesampainya di jalan menurun dan menikung–tepatnya di Dusun Plaran, sekitar pukul 03.45– truk tiba-tiba menyeruduk pembatas jalan dan oleng terjun ke jurang.

”Suaranya terdengar keras sekali. Mungkin karena truk beloknya terlalu menepi ke kiri, sehingga masuk ke jurang,” kata warga Dusun Plalar, Desa Pakis, kemarin.

Kasat Lantas Polres Magelang AKP Didi Dewantoro menuturkan, korban Eko Prasetyo dan Daryadi, warga Dusun Bogoreco, Desa Bogosari, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak. Korban luka dibawa ke RST dr Soedjono. (cr1/isk)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Antara Matematika dan Karakter Bangsa

RADARSEMARANG.COM - KARAKTER bagi sebuah bangsa ibarat “ruh” bagi manusia. Jasad tidak berarti apa-apa jika tidak memiliki ruh. Sama halnya jika bangsa tidak memiliki...

Mulai Rintis Desa Kesenian

RADARSEMARANG.COM, SURUH - Bidang kesenian menjadi bidikan Pemerintah Desa Kebowan untuk digarap demi memperkenalkan Desa Kebowan kepada masyarakat luas. Dengan sejumlah kesenian yang dimiliki, Pemerintah...

Pembebasan BBN II Kurang Efektif

SEMARANG - Program pembebasan Bea Balik Nama (BBN) II yang berlaku mulai 21 Agustus-30 November 2017 dinilai kurang efektif. Sebab, pemilik kendaraan bermotor masih...

Merapi Meletus, BPBD  Siapkan 17  Tempat Evakuasi

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Letusan freatik Gunung Merapi kembali terjadi, Kamis (24/5) pagi dini hari sekitar 02.56. Pelaksana Pos Pengamanan Babadan, Chandra Wahyu menerangkan, berdasarkan keterangan dari...

Tebar 5000 Benih Ikan di Sungai Elo

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Untuk meningkatkan populasi ikan di aliran Sungai Elo, Mungkid Kabupaten Magelang yang semakin menurun, Polres Magelang menebar 5.000 benih ikan, Rabu...