33 C
Semarang
Senin, 26 Oktober 2020

Teriakan Tak Didengar, Akhirnya Tewas Terlindas

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

KENDAL—Seorang pengendara motor tewas setelah terlibat kecelakaan dengan truk tangki Pertamina pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dan terseret sejauh 50 meter.

Korban bernama Kuswandi, warga Brebes. Peristiwa itu terjadi di Jalur Pantura, Desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh, Jumat (3/2). Bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motor bernopol G 3915 RU hendak memutar balik di putusan jalan. “Tepat berada di depan korban ada lubang besar,” kata Andre, 45, Warga Brangsong yang kebetulan menyebrang bersama korban, kemarin (3/2).

Saat itu Andre berada di belakang korban. Setelah menghindari lubang tersebut, waktu yang hampir bersamaan melaju truk tangki Pertamina bernopol polisi B 9416 SEH dengan kecepatan sedang dari arah timur. “Truk Pertamina awalnya berada di lajur kiri, saat sampai di lokasi tiba-tiba berpindah ke lajur kanan dan menyenggol motor korban. Padahal posisi korban sudah berada di tepi sebalah kanan jalan, sudah mepet dengan median jalan,” jelasnya.

Korban pun kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh. Saat terjatuh korban masih tersadar dan berusaha bangkit dari motornya. Namun korban tidak berdaya karena motornya terseret oleh laju truk Pertamina.

Akhirnya korban terseret bersama motornya, korban mencoba minta sopir untuk menghentikan truknya. Namun teriakan korban tak didengar sopir. Truk Pertamina terus melaju semakin kencang. “Sopir menghentikan kendarannya setelah korban dan motornya terlindas ban truk. Korban tewas dengan luka parah disekujur tubuhnya,” terang Andre.

Sementara, sang sopir truk Pertamina, Darsono, 43 mengaku tidak tahu apabila truk yang dikendarai menabrak sepeda motor yang membawa ayam bangkok. Darsono mengangkut BBM untuk dibawa ke salah satu SPBU di Pekalongan.“Saya tidak tahu, kalau tahu pasti sudah saya hentikan kendaraan saya. Saya tahu setelah terdengar bunyi brak dari ban saya. Kemudian saya hentikan kendaraan saya dan melihat ternyata saya menabrak motor,” katanya.

Ia mengaku, sengaja membanting setir ke lajur kanan jalan lantaran juga ingin menghindari lubang yang tersebar di Jalan Raya tersebut. “Sebab memang lubang jalannya sangat banyak, jadi saya memilih jalan yang agak halus dan lubangnya tidak terlalu banyak,” akunya.

Pantauan di lapangan, sepanjang jalan raya Cepiring sampai Terminal Bahurekso memang terdapat banyak lubang jalan. Lubang diakibatkan aspal mengelupas lantaran dilalui kendaraan berat dan guyuran hujan beberapa pekan terakhir ini di Kendal.  Peristiwa laka ini membuat kondisi arus lalu lintas Semarang-Jakarta macet sejauh lima kilometer. (bud/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...