31 C
Semarang
Rabu, 12 Mei 2021

GP Ansor Demak Siaga

DEMAK– Jajaran Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Demak secara resmi turut memberikan pernyataan sikap terkait dengan kasus penistaan agama oleh Basuki Djahaya Purnama (Ahok).

Kasus tersebut menjadi polemik lagi setelah dikaitkan dengan Ketua MUI KH Ma’ruf Amin yang juga menjabat Rais Am PBNU. Dalam surat pernyataannya, Ketua GP Ansor Demak, Abdurrahman Kasdi menegaskan, bahwa KH Ma’ruf Amin adalah Rais Am PBNU sekaligus pimpinan tertinggi dalam jamiyyah Nahdlatul Ulama (NU).

Karena itu, kata dia, GP Ansor termasuk Ansor Demak tidak akan tinggal diam dan siap membela Kiai Ma’ruf Amin. “Sebagai pimpinan tertinggi kami, secara lahir batin dalam koridor hukum, kami menyerukan seluruh kader Ansor dan Banser Demak untuk siaga satu komando,” katanya.

Abdurrahman mengatakan, pihaknya menyayangkan sikap, prilaku dan kata-kata dari terdakwa maupun tim pengacara Ahok dengan dalih menolak keterangan Kiai Ma’ruf Amin sebagai ahli justru memelintir situasi dan seolah-olah menempatkan Kiai Ma’ruf Amin sebagai terdakwa.  “Bahkan, cercaan pertanyaan maupun tuduhan serta kata kasar yang ditujukan kepada Kiai Ma’ruf Amin lebih merupakan sikap yang mempertontonkan argumentum ad hominem atau menyerang pribadi Kiai Ma’ruf daripada mematahkan argumen terkait keahlian beliau,”katanya.

Menurutnya, sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh KH Ma’ruf Amin, Ansor menilai sudah sesuai dengan kompetensi maupun kapasiatasnya sebagai ahli agama Islam, baik sebagai Fuqaha, Rais Am PBNU maupun Ketua MUI.”Beliau merupakan ahli dalam bidang agama,” terangnya. (hib/zal)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here