33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Tarik Pungli Prona, Kades Ditangkap

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Kepala Desa Manggis Kecamatan Sirampong Kabupaten Brebes diamankan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Ditreskrimsus Polda Jateng. Kades bernama Mudhakir ini terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) melakukan praktik pungli pembuatan sertifikat Proyek Operasional Nasional Agraria (Prona).

Mudhakir terkena OTT oleh Tim Saber Pungli pada 25 Januari 2017. Barang bukti  yang disita petugas uang sejumlah Rp 2,7 juta dan beberapa sertifikat beserta kuitansi pembayaran.

”Kemudian tim melakukan pengembangan dengan memeriksa 204 saksi dari penerima maupun perangkat desa. Dari pemeriksaan tersebut kami menyita uang lagi dengan total sebesar Rp 64 juta,” ungkap Direskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Lukas Akbar Abriari saat gelar perkara di kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Kamis (2/2) kemarin.

Lukas menjelaskan penangkapan ini dari informasi masyarakat yang menyampaikan adanya dugaan praktik pungli oleh tersangka Mudhakir. Modusnya yakni dengan memungut biaya dari setiap pembuatan sertifikat, sebesar Rp 1 juta kepada pemohon.

”Hingga saat ini terdapat 250 sertifikat yang telah diterbitkan dan  210  di antaranya telah diserahkan ke warga. Setiap sertifikat yang diberikan, dipungut satu juta rupiah. Tinggal 40 sertifikat yang belum dikeluarkan karena belum lunas,” katanya.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Djarod Padakova menjelaskan pembuatan sertifikat Prona seharusnya tidak dipungut biaya. Sedangkan alasan tersangka, pungutan tersebut dipergunakan sebagai biaya operasional. ”Alasan tersangka ini untuk biaya pengurusan. Praktik pungutan liar ini sudah dilakukan sejak tahun 2016,” terangnya.

Djarod menambahkan, tersangka Mudhakir telah ditetapkan tersangka dan bersangkutan telah ditahan di Mapolda Jateng sejak 25 Januari 2017. Tersangka diancam pasal 12 E UU Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman lima hingga 20 tahun penjara. ”Dari hasil pemeriksaan, hingga saat ini belum ditemukan keterkaitan BPN terhadap kasus tersebut. Tapi kita akan terus melakukan pengembangan untuk mengetahui pelaku lain yang ikut menikmati hasil pungli ini,” pungkasnya. (mha/zal/ce1)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Talud Sepanjang 250 M Ambrol

UNGARAN- Talud saluran irigasi sepanjang 250 meter di Desa Sendang, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang ambrol. Penyebab ambrolnya talud tersebut lantaran tingginya curah hujan dalam...

Tingkatkan Wawasan dan Keterampilan Kader PKK

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sebanyak 114 kader PKK Kabupaten Pekalongan perwakilan dari 19 kecamatan, mengikuti kegiatan Temu Kader di Bumi Perkemahan Linggoasri, Kajen, Rabu (4/7)....

PGSI Tuding Pemprov Jawa Tengah Pilih Kasih

TEMANGGUNG— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dinilai pilih kasih alias diskriminatif terkait pemberian tunjangan kesejahteraan bagi guru-guru SLTA. Sebab , Guru Tidak Tetap dan...

Menghindari Mal Praktik Keagamaan

RADARSEMARANG.COM - TAKMIR Masjid di kampung-kampung menjadi sibuk dan semarak di bulan Ramadan seperti ini, termasuk di kampung saya. Namun bedanya, Ramadan kali ini...

PKK Kota Semarang Juara I Nasional

SEMARANG- Berbagai inovasi, kreativitas dan program-program kegiatan yang dilaksanakan PKK Kota Semarang di dalam membantu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat berbuah manis. Dalam peringatan hari Kesatuan...

Tetap Nyaman dan Stylish Selama Traveling

Stylish tanpa meninggalkan sisi kenyamanan menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih produk fashion. Hal tersebut yang kini diaplikasikan oleh sejumlah brand fashion, termasuk Hush Puppies...