14.9 C
Munich
Sabtu, 31 Oktober 2020

SUTET Tak Terbangun PLN Rugi Triliunan

Menarik

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

BATANG-Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berupaya merealisasikan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ektra Tinggi (SUTET) 500kv TX Ungaran-Pedan-Mandirancan, yang sudah lama di rencanakan.

“Karena jika telat membangun, kami akan diklaim rugi hingga triliunan rupiah oleh beberapa perusahaan pembangkit listrik swasta yang saat ini sudah membangun di pulau Jawa,” terang

Pelaksana tugas (Plt) Manajer Hukum, Komunikasi, dan Pertanahan PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur II, Alexandro Ricardo saat rapat koordinasi pembangunan SUTET Ungaran- Mandiracan bersama pemda dan jajarannya di aula Kantor Bupati Batang, Kamis (2/1).

Diakuinya masih ada kendala pembangunannya, utamanya di daerah-daerah. Oleh karena itu pihaknya pemda setempat membantu kelancaran pembangunan SUTET ini. Karena PLN menargetkan proyek pembangunan SUTET dengan kekuatan 500 KV yang membentang di wilayah Jawa bagian utara dan selatan ini selesai tahun 2019. “Kini kami terus melakukan koordinasi dengan semua pihak, dari pemda, BPN termasuk Kejaksaan Tinggi dalam upaya proses pembebasan lahan milik warga,” katanya.

Di Kabupaten Batang, sendiri akan dibangun 103 tower. Melalui sembilan kecamatan, yang berada pada 73 bidang tanah milik warga, 21 bidang tanah kas desa, 4 bidang tanah PTPN. “Saat ini kita masih terus koordinasi dengan muspika dan kepala desa setempat agar proses pembebasan lahan ini segera tuntas,” harapnya.

Konstruksi transmisi pembangunan SUTET ditargetkan selesai pada awal 2019 dan pada pertengahan tahun 2019 sudah dapat mengalirkan daya yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik yang berada di Batang, Indrmayu, dan Cirebon.”Bagian yang dilewati SUTET ini merupakan tulang punggung transmisi dengan kekuatan 500 KV Ungaran dan Mandiraja (perbatasan Jabar-Jateng), Citabaru Bekasi,” katanya.

Sementara itu Sekda Kabupeten Batang Nasikhin, menerangkan bahwa pembangunan SUTET melalui 30 desa di 9 Kecamatan ini, dikategorikan pembangunan untuk kepentingan umum. “Untuk memperlancar pembangunannya diharapkan kerjasama antar Forkopimda dan pejabat di bawahnya,” himbau Sekda kepada peserta.

Sekda menambahkan, selama ini sudah dilakukan dua klai public hearing di Kabupaten Batang dan tidak ada warga yang menolak. “Saya berharap, dalam pembebasan lahan, PLN tidak merugikan pemilik tanah yang akan dilalui oleh SUTET. Warga juga jangan menjual tanah yang melebihi dari harga yang ditetapkan oleh tim appraisal,” tandasnya.

Sementara Kepala BPN Kabupaten Batang Abdul Aziz mengharapkan kepada pihak PT PLN dalam menunjuk appraisal atau penaksir harga yang benar – benar kapabel, sehingga tidak mengecawakan pemilik tanah.”Harapan saya agar memeprcepat pemebebasan, appraisal harus yang kapabel, agar dalam penaksiran juga tepat dan tidak saling merugikan,” harapnya. (han/zal)

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...